Ujian Idealisme di Persimpangan Sejarah
ILUSTRASI Ujian Idealisme di Persimpangan Sejarah.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-
Medan tempur sesungguhnya telah bergeser ke belantara digital untuk melindungi warga dari jerat utang dan judi serta berdiri di garis depan melawan krisis iklim yang menimpa kaum papa.
Itulah satu-satunya jalan agar kepak sayap NU dan Muhammadiyah membawa Indonesia terbang ke langit keadilan, bukan jatuh ke jurang kerusakan.
Pilihan hari ini akan menjadi tinta emas atau noda hitam bagi generasi mendatang. Menjaga jarak dari pusaran materi ekstraktif bukan menolak kemajuan, melainkan memastikan gerak organisasi dipandu nurani Ilahiah, bukan kepentingan fana.
Sebab, ironi paling tragis dalam sejarah adalah ketika gerakan pembebasan bermutasi menjadi bagian dari mesin penindasan itu sendiri –sebuah pengkhianatan menyakitkan terhadap DNA perlawanannya.
Marwah organisasi adalah benteng terakhir rakyat; jika ia runtuh karena tergiur emas hitam, runtuh pula harapan kaum mustadh'afin untuk menemukan pembela sejatinya di bumi ini. (*)
*) Achmad Muzakky Cholily adalah antropolog dan pengurus Lakpesdam PCNU Surabaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: