Cheng Yu Pilihan CEO PT Halim Jaya Liquorindo Mauric VL: Di Xing Mo Ming
MAURIC VL, CEO PT Halim Jaya Liquorindo, berprinsip di xing mo ming. Banyak berbuat kebajikan dan berusaha untuk meraih nama baik.--Dokumentasi Pribadi
HARIAN DISWAY - Mauric VL, CEO PT Halim Jaya Liquorindo, berpegang pada prinsip bahwa, "Fokus dan konsistensi sangat penting untuk menuju kesuksesan, tapi nama baik jauh lebih berharga dari pada segalanya. Hidup hanya sekali; pastikan kita menutupnya dengan baik."
Tentu tidaklah mudah untuk bisa mendapat --apalagi menjaga-- nama baik. Di zaman yang agaknya kian menjadikan banyak orang serakah seperti sekarang, mereka yang awalnya dielu-elukan khalayak bak mesiah pun, bisa terjerembap ke dalam kubangan ketamakan setelah merasakan nikmatnya harta dan takhta --kadang juga dilengkapi wanita.
Barangkali inilah mengapa, sejak ribuan warsa lampau, pepatah Tiongkok telah menyimpulkan, "名不常存" (míng bù cháng cún): nama baik sulit sekali untuk dipertahankan.
BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Pendiri Rujak Cingur Legendaris Maospati Mak Soerip: Guo You Bu Ji
BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Miss Junior Indonesia 2025 Revanya Annara: Shi Wu San Bu Cheng
Tak heran bila filsuf agung Konfusius mengatakan, "Yang ditakutkan oleh orang budiman adalah tidak memiliki nama baik semasa hidupnya" (君子疾没世而名不称焉).
Bahkan, sastrawan besar era Dinasti Song Su Dongpo (1037–1101) menulis, "Karena orang budiman mementingkan nama baik, maka ia akan rela kehilangan nyawanya demi keadilan, mengorbankan dirinya untuk mewujudkan rasa kemanusiaan, lebih memilih dibunuh ketimbang dinistakan" (君子之所重者名节也,故有舍生取义,杀身成仁,可杀不可辱).
Alasannya Anda sudah tahu semua. Yaitu, merujuk pada apa yang dituliskan dalam roman masyhur Samkok (三国演义), "Jika semasa hidup memiliki nama baik, mati pun akan tetap bermakna" (生得其名,死得其所).
Untuk itulah, kita mesti "砥行磨名" (dǐ xíng mó míng): banyak berbuat kebajikan dan berusaha untuk meraih nama baik. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: