Peneliti Jepang Ciptakan Assembloid, Mini Sirkuit Otak Manusia
Visual assembloid yang diciptakan ilmuwan Jepang menunjukkan jaringan otak manusia.-Fumitaka Osakada-sciencedaily.com
HARIAN DISWAY - Tim ilmuwan Jepang berhasil membangun sirkuit otak manusia di laboratorium. Mereka menggunakan model otak mini multiwilayah yang dikenal sebagai assembloid.
Terobosan itu membuka jalan baru untuk memahami bagaimana jaringan saraf manusia terbentuk, matang, dan berfungsi.
Serta bagaimana proses tersebut terganggu pada berbagai gangguan perkembangan saraf seperti autisme.
Riset yang dipimpin Profesor Fumitaka Osakada bersama mahasiswa pascasarjana Masatoshi Nishimura dan timnya di Graduate School of Pharmaceutical Sciences, Universitas Nagoya, memanfaatkan sel punca pluripoten terinduksi (induced pluripotent stem cells atau iPS) manusia.
BACA JUGA:Ternyata Bermain Game 5 Jam Seminggu Bisa Tingkatkan Kemampuan Otak!
BACA JUGA:7 Latihan Otak yang Bisa Membantu Memori Anda Lebih Tajam Setiap Hari
Dari sel-sel itu, para peneliti menumbuhkan struktur otak mini yang meniru interaksi antara dua wilayah penting otak manusia: talamus dan korteks serebral.
Korteks serebral merupakan pusat berbagai fungsi utama otak. Mulai dari persepsi, berpikir, hingga kognisi. Di dalamnya terdapat beragam jenis neuron yang harus terhubung dan berkomunikasi secara tepat. Baik satu sama lain maupun dengan wilayah otak lainnya.

Ilmuwan Jepang ciptakan assembloid yang serupa dengan kinerja otak. --gettyimages
Pada kondisi neurodevelopmental seperti autism spectrum disorder (ASD), sirkuit-sirkuit kortikal itu kerap berkembang atau berfungsi secara tidak normal.
Karena itu, memahami bagaimana sirkuit saraf terbentuk dan matang menjadi kunci untuk mengungkap akar biologis gangguan tersebut.
BACA JUGA:7 Tip Mengaktifkan Mode Belajar pada Otak, Bantu Maksimalkan Persiapan Ujian AKhir Semester
BACA JUGA:Kenapa Belajar Piano Bisa Bikin Otak Lebih Cerdas? Simak Manfaatnya yang Jarang Dibahas
Selama ini, penelitian pada hewan pengerat menunjukkan bahwa talamus berperan penting dalam mengatur “pengkabelan” sirkuit di korteks.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: sciencedaily.com