Dishub Jatim Tambah 8 Armada Trans Jatim Luxury, Terapkan Subsidi Silang Perluas Layanan

Dishub Jatim Tambah 8 Armada Trans Jatim Luxury, Terapkan Subsidi Silang Perluas Layanan

Armada Trans Jatim siap menjemput para penumpang menuju Porong di Halte Bungurasih, Rabu, 12 Agustus 2025.-Boy Slamet-Harian Disway -

SURABAYA, HARIAN DISWAY- Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur menambah armada Trans Jatim Luxury pada tahun ini. 

Langkah itu ditempuh guna mengatasi keterbatasan anggaran selama Trans Jatim beroperasi. Yang memang tarifnya disubsidi oleh Pemprov Jatim. 

Kepala Dishub Jatim Nyono mengatakan, anggaran yang digelontorkan Pemprov untuk Trans Jatim sebesar Rp 250 miliar per tahun. Agar layanan bisa menjangkau pelosok Jatim, subdisi silang pun bakal dilakukan. 

BACA JUGA:Trans Jatim Koridor Malang Raya Bakal Beroperasi 20 November

BACA JUGA:Trans Jatim dan Jejak Keadilan di Jalan Raya

”Agar layanan bisa menjangkau pelosok Jawa Timur, kami menerapkan subsidi silang,” katanya, Minggu, 11 Januari 2026.

Dalam skema tersebut, Trans Jatim Luxury dipatok dengan tarif Rp30.000 untuk perjalanan jarak jauh maupun dekat. Sementara itu, Trans Jatim reguler tetap mempertahankan tarif murah sebesar Rp5.000 per perjalanan.

Saat ini, sebanyak 16 armada Trans Jatim Luxury telah beroperasi di sejumlah koridor. Dishub Jatim memastikan jumlah tersebut akan bertambah.

”Dan tahun ini, akan ada tambahan delapan armada lagi,” ujar Nyono.

BACA JUGA: Khofifah Tetapkan Tarif Trans Jatim Cuma Rp55, Hanya di Harhubnas Ke-55

BACA JUGA:Setelah Malang, Trans Jatim Akan Beroperasi di Kediri dan Madiun Raya

Meski tarifnya lebih tinggi dibandingkan layanan reguler, Nyono optimistis Trans Jatim Luxury tetap diminati. Layanan ini menyasar kelompok masyarakat menengah yang menginginkan kenyamanan lebih saa menggunakan transportasi publik.

”Karena jaminannya, untuk luxury jelas kenyamanan,” celetuknya.

Ia menegaskan, pada layanan luxury tidak ada penumpang berdiri, berbeda dengan Trans Jatim reguler yang pada jam-jam sibuk kerap dipadati penumpang hingga harus berdiri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: