Mahasiswa KKN Untag Surabaya Latih UMKM di Pacet Mojokerto
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menggelar pelatihan bertema “Standing Pouch Ziplock Eco Green” di Desa Sumber Kembar, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. -Dokumen Pribadi-
MOJOKERTO, HARIAN DISWAY - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menggelar pelatihan bertema “Standing Pouch Ziplock Eco Green” di Desa Sumber Kembar, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam meningkatkan kemampuan berinovasi melalui penggunaan kemasan yang lebih modern.
Kemasan standing pouch ziplock eco green dianggap lebih praktis, efisien, serta mampu menjaga kualitas produk agar tetap renyah dan tahan lama. Selain itu, kemasan ini juga dapat meningkatkan tampilan produk sehingga lebih menarik bagi konsumen. Sekaligus mendukung upaya pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.
Salah satu pelaku UMKM, Wiji, menyampaikan apresiasi dan kepuasan terhadap hasil branding serta desain kemasan yang diberikan mahasiswa. Menurutnya, kemasan baru ini membuat produknya tampak lebih menarik dan layak dipasarkan di berbagai toko.

Pelatihan Standing Pouch Ziplock Eco Green bantu UMKM tingkatkan branding dan daya saing produk lokal.-Dokumen Pribadi-
Pelatihan digelar di bawah bimbingan Bapak Dr. (Cand.) Fiky Two Nando, S.T., MT, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang turut mendukung upaya mahasiswa dalam mengembangkan potensi UMKM lokal melalui inovasi kemasan yang ramah lingkungan dan berdaya saing tinggi.
BACA JUGA:KKN Untag Surabaya Perkuat Sinergi Kampus dan Pemerintah, Dorong Pembangunan Desa Mojokerto
BACA JUGA:Seminar Be The Connector di Untag Surabaya, Dorong Mahasiswa Bangun Personal Branding Autentik
“Saya sangat suka dengan kemasan baru ini. Selain praktis, tampilannya juga membuat produk saya terlihat lebih menarik. Harganya pun masih terjangkau jika ingin dijual atau dititipkan di toko-toko,” kata Wiji.
Selain memberikan pelatihan, tim KKN Untag Surabaya juga memberikan saran pengembangan usaha. Salah satunya adalah mendorong pelaku UMKM untuk segera melakukan sertifikasi halal agar produk lebih dipercaya oleh konsumen dan memiliki jangkauan pasar yang lebih luas. Tim juga menyarankan untuk membangun toko online melalui platform seperti Shopee atau marketplace lainnya sebagai langkah awal digitalisasi pemasaran produk.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap dapat meningkatkan kualitas serta daya saing produk UMKM di Desa Sumber Kembar. Program ini menjadi bukti peran aktif mahasiswa Untag Surabaya dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat desa melalui inovasi yang aplikatif dan berkelanjutan. (*)
*) Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustis 1945 (Untag) Surabaya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: