Pemerintah Bangun 2.299 unit Hunian Sementara (Huntara) di Aceh Tamiang
Pekerja melakukan pengerasan lantai di blok hunian sementara (huntara) untuk Kabupaten Aceh Tamiang -BNPB-

Pekerja memasang panel dinding di kompleks huntara di Aceh Tamiang-BNPB-
Sementara itu, huntara terpusat yang dibangun BNPB berjumlah 1.182 unit dan tersebar di Kecamatan Sekerak (121 unit), Bandar Pusaka (245 unit), Tamiang Hulu (481 unit), Rantau (116 unit), Seruway (34 unit), Kota Kualasimpang (35 unit), serta Kejuruan Muda (150 unit).
Rencana pembangunan 794 unit huntara tambahan juga akan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan berbagai kementerian, lembaga, serta sektor swasta. Proyek ini mencakup 600 unit di Desa Simpang IV (Kecamatan Karang Baru) pada lahan milik Danantara, 84 unit di Desa Bundar hasil dukungan Kementerian Pekerjaan Umum, 10 unit eks-kios di Kecamatan Karang Baru dari Dompet Dhuafa, serta 100 unit di Desa Lubuk Sidup (Kecamatan Sekerak) melalui sokongan Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
Demi menjamin keamanan, pemilihan lokasi pembangunan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah dan PVMBG untuk memastikan area tersebut bebas dari risiko bencana susulan. Selain itu, BNPB bersinergi dengan aparat BPBD, camat, hingga kepala desa guna melakukan verifikasi data ulang agar distribusi huntara berjalan akurat dan benar-benar menjangkau warga yang membutuhkan.
BACA JUGA:Sekolah Darurat PEP Rantau Field, Menghadirkan Harapan di Tengah Luka Banjir Aceh Tamiang
BACA JUGA:Kerugian Akibat Banjir Aceh Capai Rp2,04 Triliun, PNBP Tambang Cuma Rp929 Miliar
Djohan berharap, melalui sinergi seluruh pihak, masyarakat terdampak bencana dapat segera menempati hunian sementara yang aman, nyaman, dan layak, sembari menunggu proses pembangunan hunian tetap.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: