Pengembang Arc Raiders Tampung Tuntutan Pemain Soal Custom Loadout Tersimpan

Pengembang Arc Raiders Tampung Tuntutan Pemain Soal Custom Loadout Tersimpan

Komunitas pemain Arc Raiders meminta pengembang menghadirkan fitur "custom loadout tersimpan" sesegera mungkin.--thegamer.com

HARIAN DISWAY - Pengembang Arc Raiders mengakui adanya kebutuhan fitur "custom loadout tersimpan" yang banyak diminta pemain. Fitur itu untuk memangkas waktu persiapan bermain mereka.

Banyak pemain mengeluhkan proses persiapan yang memakan waktu. Khususnya setelah karakter mereka gugur dan ingin segera kembali bermain.

Alih-alih langsung terjun ke pertandingan berikutnya, pemain harus melalui sejumlah menu. Lalu mengatur perlengkapan. Keribetan itu dinilai mengurangi sensasi “satu ronde lagi” dalam permainan.

Kondisi tersebut mendorong komunitas pemain Arc Raiders bersuara. Mereka meminta pengembang menghadirkan fitur "custom loadout tersimpan" sesegera mungkin.

BACA JUGA:Arc Raiders Disebut Bisa Saingi Fortnite, Ini Alasan Optimisme Shroud dan Keraguannya

BACA JUGA:Pemain Arc Raiders Buktikan Calming Stroll Jadi Perk Paling Tidak Berguna

Sebab, fitur itu memungkinkan pemain menyimpan set perlengkapan favorit. Lalu langsung menggunakannya kembali. Tanpa perlu pengaturan ulang setiap kali bermain.


Arc Raiders jadi game terfavorit di Steam, lampaui Helldivers 2.--gamespot.com

Embark Studios selaku pengembang Arc Raiders dikenal cukup responsif terhadap masukan komunitas. Hal itu terlihat dari keputusan mereka melakukan penyesuaian atau nerf pada Trigger Nades.

Trigger Nades sebelumnya dianggap terlalu mendominasi pertarungan PvP. Respons serupa juga terlihat pada isu custom loadout.

Desainer utama Arc Raiders Virgil Watkins mengungkapkan bahwa pihaknya sangat menyadari keinginan pemain terkait fitur tersebut.

BACA JUGA:Deretan Cheat Sheet dan Sumber Daya Pihak Ketiga Terbaik untuk Membantu Pemain Arc Raiders

BACA JUGA:Arc Raiders Lampaui Rekor Helldivers 2, Jadi Game Extraction Shooter Terpopuler di Steam

Dalam wawancara dilansir GamesRadar, ia menyebut dirinya “sangat sadar” akan masalah itu. Pun, menegaskan bahwa topik "custom loadout tersimpan" sudah lama dibahas di internal tim pengembang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: thegamer.com