White Tiger, Kasus Predator Online yang Bikin Geger Lintas Negara (2): Didakwa Mendorong Lebih dari 200 Pembunuhan
LESLIE DAN COLBY TAYLOR melayat makam anak mereka, Jay, yang bunuh diri karena manipulasi daring.-ABC News-
Kasus Jay Taylor membuka pintu ke sesuatu yang lebih luas dari tragedi satu keluarga di Gig Harbor. Ada jaringan, nama samaran, platform daring, dan lintas yurisdiksi. Setelah kematian Jay, aparat di dua benua mulai menyisir pesan, perangkat, dan akun guna menemukan apa yang terjadi dan siapa saja pelakunya.
MENURUT Kejaksaan Hamburg, salah satu pengguna yang diduga terkait kematian Jay menggunakan nama White Tiger. Ia adalah Shahriar J., warga Jerman-Iran, yang berusia 17 tahun saat kematian Jay.
Shahriar, tinggal di Hamburg. Ia disebut sebagai salah satu penggerak dalam kelompok daring 764. Itulah forum beranggotakan remaja dan dewasa muda yang merayakan kekerasan ekstrem, memproduksi konten sadistik, dan menjadikan korban muda sebagai bahan paksaan.
Di AS, FBI menyebut 764 sebagai kelompok pengeskploitasi anak-anak berjaringan internasional. Mereka membentuk kelompok ekstremis yang menyuarakan kekerasan.
BACA JUGA:Anugerah Jurnalistik Komdigi 2025, 'Ancaman Predator Maya' Antar Harian Disway Raih Juara 1
Menurut penyelidikan, kelompok itu pertama muncul pada awal 2021. Pemimpinnya adalah remaja Texas berusia 15 tahun yang kemudian ditangkap dan dipenjara pada 2023.
Nama 764 diambil dari tiga digit awal kode pos Texas tempat sang pendiri tinggal. Setelah Jay meninggal pada Januari 2022, aparat Amerika membuka ratusan perkara. Lebih dari 300 kasus hanya di AS. Di Jerman, polisi dari sepuluh negara bagian ikut menyelidiki.
Namun, penangkapan Shahriar J. tidak terjadi segera. Ia baru ditangkap 17 Juni 2025, lebih dari tiga tahun setelah kematian Jay. Shahriar ditangkap dalam penggerebekan di rumah orang tuanya di Hamburg. Ia ditahan untuk pra-persidangan sampai sekarang.
Menurut jaksa, Shahriar diduga melakukan lebih dari 200 tindak pidana terhadap lebih dari 30 korban, sebagian besar di bawah umur.

JAY TAYLOR, remaja yang dimanipulasi White Tiger untuk bunuh diri dalam siaran langsung di Instagram.-Instagram Rememberingjay-
Tuduhan yang dilimpahkan mencapai 204 pasal: termasuk satu pembunuhan, lima percobaan pembunuhan, serta tuduhan kepemilikan pornografi anak, pemerasan, dan pelecehan berat.
Karena sebagian besar perbuatannya dilakukan saat ia masih di bawah umur, menurut kantor berita Agence France-Presse, 9 Januari 2026, sidang dilaksanakan di pengadilan remaja dan tertutup.
Kejaksaan juga menautkan rangkaian kejadian dengan kelompok langsung dan kelompok turunan. Sebab, 764 bukan hanya forum, tetapi bagian dari jaringan lebih besar bernama Com (Community), sebuah ekosistem kebencian dan kekerasan daring.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: