Pelantikan KPPM Periode 2025-2030, Komitmen Perkuat Persaudaraan Perantauan Maluku di Jawa Timur

Pelantikan KPPM Periode 2025-2030, Komitmen Perkuat Persaudaraan Perantauan Maluku di Jawa Timur

Pengucapan sumpah Dewan Pengurus KPPM baru di Surabaya, Sabtu, 18 Januari 2026.-Agustinus Fransisco-Harian Disway

SURABAYA, HARIAN DISWAY - Komite Perekat Persaudaraan Maluku (KPPMJawa Timur menggelar acara pelantikan Dewan Pengurus periode 2025-2030 di Hotel Kyrie, Jalan Ciliwung No. 8, SURABAYA, 18 Januari 2026.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk perwakilan Gubernur Maluku dan Gubernur Jawa Timur.

Gubernur Maluku diwakili oleh Bisri As Shiddiq Latuconsina, yang juga menjabat sebagai anggota DPD RI. Sementara Gubernur Jawa Timur diwakili oeh Kepala Bakesbangpol Jawa Timur Eddy Supriyanto.

Pelantikan itu bertujuan menjadi wadah bagi masyarakat Maluku di perantauan. Mereka berkomitmen untuk memelihara kebersamaan dan kesatuan antar elemen bangsa. 

BACA JUGA:Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara di Malang, Khofifah Sambut Positif Demi Pendidikan Karakter

BACA JUGA:Pendapatan Jatim Lampaui Target 2025, Khofifah Wanti-wanti Tantangan Fiskal 2026

Ketua Umum KPPM untuk periode 2025-2030, Frans Huwae, menyebut bahwa pelantikan itu adalah langkah untuk meneruskan semangat Pahlawan Pattimura. Demi kemaslahatan warga Maluku di seluruh Jawa Timur.

Acara itu diharapkan dapat terus memperkuat ikatan antar warga Maluku. Dari semua golongan. Mereka bersama dala. rasa persaudaraan yang kental.


Prosesi serah terima pataka dari Prof. Dr. Paul Tahalele kepada Frans Huwae saat Pelantikan Dewan Pengurus KPPM Baru di Surabaya, Sabtu, 18 Januari 2026.-Agustinus Fransisco-Harian Disway

Meski tidak dihadiri oleh Gubernur Maluku karena keadaan tertentu, pelantikan tetap berlangsung lancar. Turut hadir di acara itu sejumlah tokoh akademis. Seperti Prof. Dr. Paul Tahalele, Prof. Hatane, dan Prof. Burhan Bungin. 

Prosesi acara dimulai dengan pertunjukan Tari Lenso, dipersembahkan oleh para penari muda Maluku sebagai bentuk penghormatan kepada tamu.

BACA JUGA:Misi Dagang Jawa Timur di Maluku Catatkan Transaksi Rp 460,7 Miliar

BACA JUGA:Satgas Terpadu Gagalkan Penyelundupan Bahan Mineral di Bandara Khusus PT IWIP Maluku Utara

Kemudian, lagu Cinta dari Bang Basri Latuconsina dinyanyikan. Diiringi dengan lagu Gandonge yang berkumandang hangat dalam semangat budaya Maluku.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: