Tiket Terintegrasi Trans Jatim dan Suroboyo Bus Tunggu Rapat Lanjutan

Tiket Terintegrasi Trans Jatim dan Suroboyo Bus Tunggu Rapat Lanjutan

Armada Trans Jatim siap menjemput para penumpang menuju Porong di Halte Bungurasih, Rabu, 12 Agustus 2025.-Boy Slamet-Harian Disway -

SURABAYA, HARIAN DISWAY- Tiket terintegrasi antara Trans Jatim dan Suroboyo Bus belum menemui titik temu. Itu disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim Nyono di DPRD Jatim, Senin siang, 19 Januari 2026.

”Kita sudah menjalin komunikasi dengan Dishub Surabaya. Namun tak ada kejelasan,” katanya. 

Nyono menyebut, pihaknya sudah tiga kali mengundang Dishub Surabaya untuk berdiskusi. Semula, antara Dishub Jatim dan Dishub Surabaya sudah sepakat dengan beberapa poin. Utamanya, soal pembagian pendapatan dari tiket terintegrasi tersebut.

Nyono menyebut misalnya jika penumpang naik dari Trans Jatim lalu berpindah ke Suroboyo Bus. Dishub Jatim mendapat poin 1 dan Dishub Surabaya sebagai pemilik Suroboyo Bus, mendapat poin 0,5 atau setengah. 

BACA JUGA:Dishub Jatim Tambah 8 Armada Trans Jatim Luxury, Terapkan Subsidi Silang Perluas Layanan

BACA JUGA:Sudah Saatnya Suroboyo Bus Punya Jalur Khusus

Pun sebaliknya jika penumpang naik dari Suroboyo Bus lalu berpindah ke Trans Jatim. Dishub Surabaya mendapat poin 1 dan Dishub Jatim mendapat poin 0,5. 

”Semula kita sudah sepakat. Namun tiba-tiba tidak ada kejelasan,” kata Nyono. Itu terjadi setelah Dishub Jatim mengundang Dishub Surabaya untuk rapat ketiga. Dishub Surabaya tak hadir. 

Kondisi itu membuat pembicaraan tiket terintegrasi tak ada kesepakatan. ”Terakhir, undangan pembicaraan tiket terintegrasi ini kami layangkan enam bulan lalu,” ucap Nyono. 

Nyono sendiri berharap tiket terintegrasi ini bisa terwujud. Sebab, bagaimanapun, jika layanan ini terealisasi, akan sangat membantu masyarakat pengguna transportasi umum. Khususnya Trans Jatim dan Suroboyo Bus. Karena mereka tak perlu membayar dua kali dalam sekali perjalanan. 

Nyono sendiri di aplikasi Jatim Ajaib, aplikasi Trans Jatim, Dishub Jatim telah terintegrasi dengan Suroboyo Bus. Di mana, penumpang bisa memantau secara real time lokasi Suroboyo Bus yang sedang beroperasi. 

Plt Kepala Dishub Surabaya Trio Wahyu Wibowo membalas soal tak mau bertemu membahas tiket terintegrasi itu. ”Tidak benar itu,” katanya saat dikonfirmasi. 

Trio pun menyebut, pertemuan terakhir dengan Dishub Jatim sudah terjadi sejak lama. Yakni sebelum Pilkada 2024 lalu. Setelah itu, Dishub Surabaya merasa tak ada undangan kembali membahas rencana itu. 

Lalu, apakah Dishub Surabaya akan siap dan setuju terkait dengan tiket terintegrasi itu? Trio menjawab dengan tegas, setuju. Pihaknya saat ini menunggu undangan kembali terkait pembahasan itu dengan Dishub Jatim. ”Kami menunggu pembahasan ini,” terangnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: