LinkUMKM BRI Dorong NM Kitchen Jadi UMKM Camilan Naik Kelas

LinkUMKM BRI Dorong NM Kitchen Jadi UMKM Camilan Naik Kelas

Dukungan LinkUMKM BRI bantu NM Kitchen tingkatkan pemasaran dan kualitas usaha makanan ringan. -BRI-BRI

JAKARTA, HARIAN DISWAY – Usaha camilan berbasis resep keluarga, NM Kitchen, berhasil naik kelas setelah memanfaatkan ekosistem pembelajaran digital LinkUMKM BRI. Berlokasi di Jakarta Selatan, usaha ini dirintis sejak 2006 dan kini berkembang dengan strategi pemasaran serta manajemen yang lebih terarah.

Pemilik NM Kitchen, Natalia Mutiara, pertama kali mengenal LinkUMKM BRI saat mengikuti pelatihan di Rumah BUMN Jakarta.

Dari kegiatan tersebut, ia mulai mempelajari modul pembelajaran, khususnya di bidang manajemen pemasaran, untuk diterapkan dalam operasional usaha sehari-hari.

“Saya pertama kali mengenal LinkUMKM BRI saat mengikuti pelatihan di Rumah BUMN Jakarta. Di sana ada sosialisasi tentang platform yang membantu pelaku usaha belajar dan mengembangkan bisnis. Sejak itu, saya rutin membaca modul pembelajaran di LinkUMKM,” ujar Natalia.

NM Kitchen memasarkan produknya secara daring melalui WhatsApp dan Instagram. Kanal ini digunakan untuk menerima pesanan sekaligus membangun komunikasi langsung dengan pelanggan.

BACA JUGA:BRI Bina Kain Indonesia by Shifara, UMKM Batik Lokal Bangkit Lewat Koleksi Office Wear

BACA JUGA:BRI Perkuat Transformasi Digital DPLK BRI Lewat Layanan One Stop Solution di BRImo

Dari sisi produksi, NM Kitchen mengutamakan bahan segar dan proses pembuatan mandiri untuk menjaga konsistensi rasa. Setiap pesanan dibuat dengan standar produksi yang sama agar kualitas tetap terjaga.

Produk yang dipasarkan meliputi nastar, kastengel, cheesecake, brownies, donat, puding, serta berbagai jenis camilan lainnya. Sejak awal, NM Kitchen mengandalkan resep keluarga sebagai identitas utama produk.

Natalia menuturkan bahwa pada 2020 ia mengambil peran penuh dalam mengelola usaha, seiring perubahan kondisi ekonomi dan kebutuhan pasar saat pandemi.

“Awalnya usaha ini milik ibu saya sejak 2006. Saya membantu menawarkan kue ke teman-teman kerja. Saat pandemi 2020, saya memutuskan melanjutkan usaha ini sepenuhnya karena kebutuhan ekonomi dan perubahan pola belanja masyarakat,” jelasnya.

Dalam proses pengembangan, Natalia memanfaatkan LinkUMKM, platform digital BRI yang dirancang sebagai ekosistem pemberdayaan UMKM.

Platform ini membantu pelaku usaha memetakan posisi bisnis melalui fitur Self Assessment Naik Kelas dan memberikan rekomendasi pelatihan yang relevan berbasis data dan teknologi.

BACA JUGA:BRI Terbitkan Surat Berharga Komersial Rp500 Miliar, Perkuat Likuiditas dan Pasar Uang Nasional

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: