Cheng Yu Pilihan Content Creator-East Java Tourism Ambassador Syasya: Bu Qu Bu Nao
SYASYA, content creator dan East Java tourism ambassador, memegang teguh bu qu bu nao. Di hadapan tekanan dan rintangan, tak memilih angkat tangan. --Dokumentasi Pribadi
HARIAN DISWAY - Syasya yang content creator dan East Java tourism ambassador selalu menyemangati dirinyi bahwa, "Aku lebih kuat dari semua hal yang pernah mencoba menjatuhkanku."
Tidak hanya Syasya, kita sebenarnya juga tidak selemah yang kita kira. Kegagalan boleh datang silih berganti dengan corak yang berbeda-beda. Kadang dalam bentuk kehilangan, kadang berupa ekspektasi yang tak sesuai realita, kadang dalam wujud ditelikung mereka yang punya orang dalam, dan seterusnya.
Tapi, senyampang kita memilih untuk tidak berhenti, berarti kita masih lebih kuat dibandingkan beragam hambatan yang coba meruntuhkan kita tadi.
Spirit pantang menyerah begitulah yang diajarkan masyarakat Jepang dengan pepatah "七転び八起き" (nanakorobi yaoki) --yang terjemahan harfiahnya "jatuh tujuh kali, bangun delapan kali".
BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Human Academic Corporate Resource Media Specialist Huayou Indonesia Elissa Angeline: Wei Zhe Chang Cheng, Xing Zhe Chang Zhi
Ya, selama kita masih memilih untuk bangkit kembali, tak ada apapun yang (akan) benar-benar berhasil menjatuhkan kita.
Orang-orang Tiongkok juga mengajari perlunya kita untuk memiliki daya juang serupa. Salah satu pitutur luhurnya mengatakan, "Asalkan mempunyai keuletan, tak ada yang tidak bisa diwujudkan; bahkan sekalipun dihadang lautan bergemuruh dan pegunungan menjulang, tetap tidak akan bisa mematahkan" (志之所趋,无远弗届,穷山距海,不能限也).
Intinya, kita harus "不屈不挠" (bù qū bù náo): di hadapan tekanan dan rintangan, tak memilih angkat tangan. (*)
BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Partner PT Setlary Indonesia Nusantara (Khasbon) James Kok: Shan Yu Ren Jiao
BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Pegiat Budaya-Penulis Buku Miranti Serad Ginanjar: Jian Shou Bing Xu
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: