JAKARTA, HARIAN DISWAY - Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilaksanakan selama bulan suci Ramadan.
Operasional Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) serta dapur umum MBG dipastikan tidak berhenti agar distribusi makanan bagi para penerima manfaat tetap terjaga selama Ramadhan.
Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana menjelaskan bahwa skema penyaluran MBG selama Ramadhan pada prinsipnya sama seperti pelaksanaan tahun sebelumnya. Makanan tetap dibagikan di sekolah pada jam belajar, namun dikonsumsi siswa saat berbuka puasa di rumah.
BACA JUGA:BGN Bantah Anggaran Pendidikan Dipangkas untuk MBG
BACA JUGA:Keluhan Menu MBG Basi Mulai Muncul di Kota Pasuruan
Dadan menyampaikan bahwa menu MBG selama Ramadhan dipilih secara khusus agar memiliki daya tahan hingga 12 jam, sehingga aman dibawa pulang oleh siswa.
Terkait jenis makanan, Dadan mengatakan menu MBG selama Ramadhan disusun dari bahan pangan sederhana namun tetap memenuhi kebutuhan gizi anak. Penyesuaian ini dinilai lebih sesuai dengan kondisi siswa yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Program MBG, lanjut Dadan, akan menggunakan jenis pangan yang relatif awet dan aman dikonsumsi meski tidak langsung dimakan, seperti kurma, telur rebus, dan abon. Penyesuaian menu dilakukan agar kualitas dan keamanan pangan tetap terjaga hingga waktu berbuka.
BACA JUGA:Ekonom Ingatkan Risiko Program MBG, Defisit APBN 2025 Tembus Rp695 Triliun
BACA JUGA:Ratusan Siswa Keracunan MBG Massal di Mojokerto, Wagub Emil Perintahkan Investigasi Menyeluruh Insiden
Untuk wilayah dengan mayoritas penduduk Muslim, makanan MBG akan tetap dibagikan di sekolah dan dibawa pulang untuk dikonsumsi saat berbuka puasa.
Dadan menegaskan kembali ketahanan menu yang disiapkan. "Bentuknya nanti apakah kering atau apa nanti kita lihat," ungkapnya.
Sementara itu, skema berbeda akan diterapkan di daerah yang mayoritas penduduknya tidak menjalankan ibadah puasa. Di wilayah tersebut, pelayanan MBG akan berjalan seperti hari biasa dan makanan dapat langsung dikonsumsi di sekolah.
"Daerah yang mayortitas tidak berpuasa pelayanan MBG normal," ucap Dadan pada Selasa, 20 Januari 2026.
BGN menegaskan penyesuaian skema ini bertujuan agar program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan optimal tanpa mengganggu ibadah puasa, sekaligus memastikan kebutuhan gizi siswa di seluruh wilayah Indonesia tetap terpenuhi selama bulan Ramadhan. (*)
*) Abidah Hayu Anggonoraras dari universitas Islam negeri sunan Ampel Surabaya.