Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Presiden Prabowo Diskusikan Kerjasama di Sektor Maritim

Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Presiden Prabowo Diskusikan Kerjasama di Sektor Maritim

Presiden RI Prabowo Subianto (kiri) bersama dengan PM Keir Starmer (kanan) saat kunjungan ke London, Inggris pada Selasa, 20 Januari 2026-Sekretariat Presiden-Sekretariat Presiden

HARIAN DISWAY - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sedang berada dalam kunjungan luar negerinya di London, Inggris, sejak Minggu, 18 Januari 2026. 

Pada Selasa, 20 Januari 2026 Presiden Prabowo tampak sedang melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Britania Raya, Keir Starmer, di 10 Downing Street, London yang menindaklanjuti kesepakatan kedua negara pada bidang maritim yang telah disepakati pada KTT G20 akhir November lalu.

Kerja sama maritim yang dimaksud adalah Maritime Partnership Programme (MPP). Itu adalah komitmen dari kedua negara untuk mengembangkan kemampuan kemaritiman.

Di antaranya adalah peningkatan kapasitas angkatan laut dan pengadaan lebih dari 1.000 armada perikanan guna mendukung ketahanan pangan nasional.

BACA JUGA:Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Perusak Lingkungan di Sumatra, Ini Daftarnya!

BACA JUGA:Di Balik Pertemuan Prabowo dan Mahasiswa RI di London, Harapan Akses Pendidikan Lebih Merata

“Di bidang maritim, mereka akan mendukung rencana kita untuk membangun 1.500 kapal ikan, karena kita mau besar-besaran investasi itu. Kita mau perbaiki desa-desa nelayan kita, kita ingin meningkatkan kualitas hidup para nelayan kita. Kita ingin meningkatkan konsumsi protein rakyat kita. Ini sangat strategis bagi kita dan akan sangat mempercepat pertumbuhan dan kemajuan ekonomi kita, khususnya di bidang maritim,” jelas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dikutip dari laman Presiden RI.

Di samping itu, program senilai 4 miliar Poundsterling yang dipimpin oleh perusahaan pertahanan Inggris, Babcock, dinilai bisa menambah 1.000 lapangan kerja baru di Inggris.

Bagi Indonesia, kemitraan ini diharapkan mampu membuka peluang investasi baru di industri galangan kapal, revitalisasi komunitas nelayan, serta memperkuat pertahanan dan keamanan maritim nasional.

Presiden Prabowo menyambut positif kerja sama maritim Indonesia-Inggris, juga menilai kemitraan ini sebagai elemen penting dalam pengembanan ekonomi Indonesia.

BACA JUGA:Tiba di Inggris, Presiden Prabowo Pimpin Video Conference Bahas Perkembangan Penertiban Hutan Nasional

BACA JUGA:Tiba di Inggris, Prabowo Akan Bertemu Raja Charles III dan PM Keir Starmer

Kemitraan strategis baru antara Indonesia dan Inggris ini merupakan tindak lanjut dari Joint Statement on a New Strategic Partnership between the Republic of Indonesia and the United Kingdom oleh kedua pemimpin pada tahun 2024.

Kemitraan strategis baru ini mencakup empat pilar utama, di antaranya:

  1. Penguatan pertumbuhan ekonomi
  2. Kerja sama di bidang iklim, energi, dan alam
  3. Peningkatan pertahanan dan keamanan
  4. Pengembangan manusia dan masyarakat (*)

*) Peserta Magang dari Universitas Negeri Surabaya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: