Sekoci Anies Baswedan

Sekoci Anies Baswedan

ILUSTRASI Partai Gerakan Rakyat yang baru terbentuk menjadi sekoci Anies Baswedan dalam pilpres mendatang.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-

SEPEKAN TERAKHIR INI, ada dua partai politik yang muncul. Begitu lahir, keduanya langsung bersimpang jalan. 

Pertama, Partai Gerakan Rakyat. Belum ada singkatan resmi dari pendirinya. Partai itu langsung memosisikan diri  sebagai pendukung Anies Baswedan

Yang kedua, Partai Gema Bangsa. Mereka langsung mengumumkan sebagai pendukung Presiden Prabowo Subianto. Pemilu masih jauh, tapi sudah mengumumkan akan mengusung  presiden sekarang menjabat dua periode.

Partai Gema Bangsa dipimpin Ahmad Rofiq, politikus yang pernah jadi sekjen di tiga parpol. Yakni, Partai Matahari Bangsa, Partai Nasdem, dan Perindo. Di Perindo, Rofiq berduet dengan Hari Tanoesoedibjo, konglomerat media yang menjadi pendiri sekaligus ketua umum Perindo. 

BACA JUGA:Koalisi Sekoci

BACA JUGA: Anies Baswedan Melayat ke Rumah Duka Affan Kurniawan, Tangis Ibu Pecah

Pada Pilpres 2024, Hari Tanoe dan Rofiq bersama Perindo-nya bergabung dengan koalisi PDIP yang mengusung Ganjar Pranowo. Kini Rofiq melanjutkan petualangan politiknya dengan mendirikan partai baru. Dan, langsung pindah haluan mendukung Prabowo.

Parta Gerakan Rakyat, tentu ini lebih menarik dibahas. Embrio partai itu adalah ormas Gerakan Rakyat. Anggotanya adalah para pendukung militan Anies Baswedan di Pilpres 2024. Rencana mereka jadi parpol sudah berembus setelah Anies kalah  di pilpres. 

Para pendukung Anies sudah melakukan pematangan sebelum bertransformasi menjadi parpol yang baru deklarasi awal tahun ini.

BACA JUGA:Anies Sambangi Tom Lembong di Lapas Cipinang setelah Kabar Dapat Abolisi

BACA JUGA:Anies Baswedan Kecewa Soal Putusan Hukum Tom Lembong

Diketuai Sahrin Hamid yang dikenal dekat Anies. Sahrin adalah jubir Tim Sukses Anies-Muhaimin di pilpres lalu. Sebelumnya, Sahrin adalah kader Partai Amanat Nasional.

Anies tidak ditempatkan dalam struktur Partai Gerakan Rakyat. Itu beda dengan parpol lain yang selalu menempatkan patronnya dalam struktural. 

Apakah itu menjadi ketua majelis tinggi seperti Susilo Bambang Yudhoyono di Demokrat atau Prabowo yang menjabat ketua dewan pembina sekaligus ketua umum di Gerindra. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: