Sauna Akari Greenpoint, Interior Onsen Tradisional Jepang di Brooklyn
Kolam air dingin dalam Sauna Akari Greenpoint yang dikelilingi oleh ubin hijau berukuran dua inci persegi.-Crooked Letter-dezeen.com
HARIAN DISWAY - Sauna Akari resmi menghadirkan pengalaman mandi ala Jepang di kawasan Greenpoint, Brooklyn, New York.
Perusahaan arsitektur itu membawa ruang relaksasi bernuansa alami. Terinspirasi dari tradisi onsen dan sentō.
Ruang sauna itu berdiri di Franklin Avenue. Itu merupakan lokasi kedua Akari setelah sebelumnya dibuka di Williamsburg pada 2023.
Akari didirikan oleh Shayna Olsan dan Luke Carstens, yang berkolaborasi dengan desainer Erin Carstens, Stroop Design sebagai arsitek, serta konsultan termal Kiel Moe dalam merancang interiornya.
BACA JUGA:Tren Soft Geometry Diprediksi Mendominasi Desain Interior Rumah pada 2026
BACA JUGA:Bloom Box, Desain Kafe Unik dengan Fasad Dinamis

Kayu yang melapisi koridor tempat loker, pancuran, dan ruang ganti dalam Sauna Akari Greenpoint.-Crooked Letter-dezeen.com
Konsep Akari berakar dari pengalaman pribadi Olsan. Ia tumbuh besar dengan budaya mandi di Jepang. Tradisi itu diterjemahkan menjadi ritual relaksasi yang disesuaikan dengan ritme kehidupan warga New York.
Menurut Olsan, gagasan membuka Akari muncul saat pandemi. Yakni ketika mereka merindukan tempat untuk menjalani ritual tersebut secara rutin. Tanpa perlu reservasi.
Ia menilai fasilitas sauna publik yang mudah diakses, seperti di Jepang, masih jarang ditemui di New York saat itu.
“Kami terbiasa bisa datang begitu saja ke tempat sauna atau pemandian di negara lain. Tapi di sini, hal itu belum umum,” ujar Olsan.
BACA JUGA:Arsitektur Unik Casa SI di Algarrobo, Rumah Kayu Prefabrikasi Berorientasi Lanskap
BACA JUGA:Arsitektur Runda, Rumah Bata Berlekuk dengan Jendela Porthole di London Utara
Lokasi Greenpoint dirancang dengan suasana yang lebih gelap dan dewasa, menyesuaikan denah bangunan yang sempit dan memanjang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: dezeen.com