50 Unit Motor di Bazar Ranmor Polrestabes Surabaya Kembali ke Pemilik
Kapolrestabes Kombes Pol Luthfie Sullistiawan memeriksa puluhan motor yang berhasil diamankan oleh Polrestabes Surabaya.-Chalid Syamy -Harian Disway
HARIAN DISWAY—Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Surabaya berhasil mengamankan 1.050 unit motor hasil curian selama beberapa bulan terakhir. Sebanyak 50 unit dari keseluruhan motor tersebut telah dikembalikan kepada pemiliknya. Pengembalian tersebut dilakukan selama acara Bazar Pengembalian Barang Bukti Ranmor yang diadakan pada penghujung akhir bulan Januari 2026.
Hal tersebut dikatakan Pejabat Pelaksana tugas (PLT) Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Sukmanto. Ia menyebutkan bahwa sejauh ini kepolisian telah berhasil mengembalikan puluhan unit sepeda motor tersebut kepada pemiliknya.
“Sejauh ini, setidaknya terdapat 40 hingga 50-unit motor yang telah dikembalikan kepada pemiliknya di Polrestabes,” ujar Hadi kepada wartawan Harian Disway saat ditanyai pada Jumat, 23 Januari 2026.
Mayoritas motor-motor yang telah diamankan tersebut berasal dari Surabaya, Mojokerto, Gresik, dan Sidoarjo. Bahkan ada juga yang paling jauh yang berasal dari Banten.
BACA JUGA:Besok, Polrestabes Surabaya Gelar Bazar Ranmor, Cek Bagi yang Pernah Kehilangan
BACA JUGA:Polrestabes Surabaya Buka Bazar Motor Curian, Unit Bertambah jadi 1.050 Motor
“Motor-motor tersebut banyak yang berasal dari luar kota Surabaya, ada yang dari Mojokerto dan paling jauh dari Banten,” ungkap Hadi. Beberapa motor juga sudah mulai usang karena telah diamankan selama bertahun-tahun.

Potret sejumlah motor hasil curian yang diparkir dalam acara Bazar Pengembalian Barang Bukti Ranmor yang berlokasi di kantor Polrestabes Surabaya. Motor-motor tersebut akan dikembalikan kepada pemiliknya dengan menunjukan surat-surat bukti kepemilikan ken-Chalid Syamy R-Harian Disway
Salah seorang warga asli surabaya barat bernama Kusna mengungkapkan kegembiraannya saat menjemput motor milik saudaranya yang telah hilang dua tahun yang lalu.
“Alhamdulillah mas akhir e bisa ketemu juga, wes rong taun ilang waktu parkir nde warkop (sudah hilang dua tahun saat parkir di warkop, Red),” ujar Kusna saat ditemui oleh wartawan Harian Disway.
Terdapat juga Kalista, seorang perempuan remaja yang mengaku pernah kehilangan motornya di kosnya saat hendak berangkat kuliah. Kalista mengaku bahwa dia dan kawan-kawannya sangat terbantu dengan adanya bazar tersebut.
BACA JUGA:Polrestabes Surabaya Perketat Pengamanan Malam Tahun Baru 2026
BACA JUGA:Polrestabes Surabaya Tindak 131 Jukir Liar Sepanjang 2025 di Titik Rawan Parkir
“Hilangnya waktu tahun lalu sih mas. Tahunya itu waktu mau berangkat kuliah. Jadi waktu dengar ada pengembalian motor, saya langsung infoin ke teman-teman yang pernah kehilangan juga,” ujar mahasiswa semester akhir tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: