Kapolrestabes Surabaya Siapkan Sirkuit Resmi, Salurkan Balap Liar ke Arah Positif

Kapolrestabes Surabaya Siapkan Sirkuit Resmi, Salurkan Balap Liar ke Arah Positif

Iliustrasi Balap Liar yang ada di Jalan A. Yani Surabaya pada malam hari-Revaldhy Taufiqur Rohman-

SURABAYA, HARIAN DISWAY - Kapolrestabes Surabaya berupaya menekan aksi balap liar yang masih marak terjadi di sejumlah ruas jalan kota dengan menyiapkan wadah resmi bagi para penggemar balap motor.

Melalui ajang King of Drag Bike Kapolrestabes Surabaya Cup 2026, kepolisian ingin mengalihkan aktivitas kebut-kebutan di jalan umum ke sirkuit resmi yang lebih aman dan terukur.


Pamflet acara King of Drag Bike Kapolrestabes Surabaya Cup 2026-Instagram Luthfie.daily-Instagram Luthfie.daily

Kegiatan tersebut rencananya digelar pada 7 Februari 2026 di Sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, dan terbuka bagi kategori komunitas serta pembalap pemula (rookie). Ajang ini menjadi bagian dari pendekatan preventif Polrestabes Surabaya untuk meredam balap liar yang kerap meresahkan masyarakat, khususnya pada malam hingga dini hari.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menegaskan, minat anak muda terhadap dunia otomotif tidak bisa hanya ditekan dengan penindakan. Diperlukan ruang penyaluran yang positif agar potensi tersebut tidak berubah menjadi ancaman keselamatan di jalan raya.

BACA JUGA:Di Balik Layar Formula 1, Tugas Pembalap Cadangan Ini Lebih Sibuk dari yang Dikira

BACA JUGA:Bikin Auto Pangling, Modifikator Ini Hadirkan Nuansa Balap Legendaris di Yamaha Nmax Turbo

Setelah banyaknya pebalap liar mengambil motornya yang sebelumnya diamankan, Polrestabes Surabaya menggelar Bazar Pengembalian Barang Bukti Ranmor. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya kepolisian dalam penertiban dan pembinaan terhadap pelanggar lalu lintas di Surabaya.

“Setelah kegiatan bazar ini, kita akan adakan Drag Race Piala Kapolres Cup,” ujar Luthfie Kepada Harian Disway pada Senin, 26 Januari 2026.

Data Polrestabes Surabaya menunjukkan, sepanjang 2025 aksi balap liar masih kerap terjadi. Terutama pada malam hingga dini hari. 

Kasat Samapta Polrestabes Surabaya AKBP Erika Purwana Putra menyebut fenomena ini bahkan berkembang dengan istilah-istilah baru di kalangan pelaku.

BACA JUGA:Obrak 57 Lokasi Balap Liar, Amankan 697 Motor

BACA JUGA:Era Baru Williams Racing Dimulai, Luke Browning Resmi Jadi Pembalap Cadangan

“Balap liar masih marak, terutama malam dan dini hari. Sekarang muncul istilah rabu gaul, jumat ceria, sabtu gaul,” ujar Erika.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: