Yamaha Bakal Duetkan Quartararo dan Toprak Razgatlioglu di MotoGP 2027, Impian Atau Bumerang?
YAMAHA bakal duetkan Fabio Quartararo dan Toprak Razgatlioglu. Foto: Quartararo dan Toprak (topi putih) bertemu di sela MotoGP Valencia, November 2025. -Crash-
HARIAN DISWAY - Yamaha sedang menata masa depannya di MotoGP. Di balik sikap publik yang hati-hati, pabrikan asal Iwata itu diam-diam menyiapkan proyek revolusioner.
Mereka berencana memasang duet Fabio Quartararo dan Toprak Razgatlioglu. Ditopang mesin M1-V4, mereka jadi senjata untuk mengguncang dominasi Ducati dan merebut kembali kejayaan pada MotoGP 2027.
Duo Quartararo-Toprak dirancang bukan hanya untuk performa di lintasan. Tetapi juga untuk menciptakan dampak media yang masif.
Tujuannya jelas, menghidupkan kembali citra Yamaha. Yang dalam beberapa tahun terakhir kehilangan pangsa pasar motor global akibat dominasi Ducati.
BACA JUGA:Fabio Quartararo Siap Maksimalkan Yamaha V4 Sejak Hari Pertama
BACA JUGA:Yamaha Luncurkan YZR-M1 V4 di Jakarta, Tantang Dominasi Rival Jelang MotoGP 2026
Fabio Quartararo, dalam beberapa musim terakhir, terus mengalami frustrasi akibat keterbatasan teknis motor. Meski demikian, ia tetap menjadi tulang punggung proyek pengembangan motor generasi baru Yamaha, M1-V4.

Fabio Quartararo, saat menangi podium ketiga di sprint race GP Jerman 2025--Twitter Michelin Motorsport @Michelin_Sport
Juara dunia MotoGP 2021 itu, yang telah membela Yamaha sejak 2019, masih konsisten merepresentasikan identitas olahraga pabrikan Jepang tersebut. Sekaligus mempertahankan citranya sebagai ikon Yamaha di MotoGP.
Namun, tanda-tanda ketidaksabarannya kini semakin terlihat. Pada musim 2025, Quartararo hanya berada di peringkat kesembilan klasemen pembalap.
Meski mampu meraih lima kali pole position, ia hanya berhasil mengonversinya menjadi satu podium, sebuah gambaran nyata keterbatasan struktural performa YZR-M1.
BACA JUGA:Pramac Perkenalkan Yamaha M1-V4 untuk MotoGP 2026, Toprak Razgatlioglu Ujung Tombak!
BACA JUGA:Fabio Quartararo di Tengah Krisis Yamaha: Saya Masih di Sini, Ini Baru Pemanasan!
Keputusan Yamaha untuk beralih ke konfigurasi mesin V4 mulai musim 2026 bertujuan mengatasi kelemahan mesin inline. Yang selama ini dianggap menjadi penghambat daya saing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber