Analisa Taktik Persebaya Kala Menggilas PSIM 3-0, Bajol Ijo Punya Pertahanan Gerendel!

Analisa Taktik Persebaya Kala Menggilas PSIM 3-0, Bajol Ijo Punya Pertahanan Gerendel!

Skuad Persebaya ketika bertamu ke markas PSIM Yogyakarta, Minggu, 25 Januari 2026.-Instagram @officialpersebaya -

HARIAN DISWAY - Persebaya Surabaya berhasil mencuri tiga poin penuh saat bertandang ke markas PSIM Yogyakarta dalam lanjutan Super League 2025/2026. Pertandingan itu digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu, 25 Januari 2026.

Di laga itu Bajol Ijo (sebutan Persebaya) menang telak 3-0. Tiga gol Persebaya dicetak oleh Gali Freitas, Bruno Paraiba, dan Rachmat Irianto.

Kemenangan tersebut tak lepas dari penerapan taktik yang efektif, terutama dalam hal pertahanan. Di atas kertas, Bernardo Tavares, menurunkan formasi 4-3-3.

Ernando Ari dipercaya sebagai penjaga gawang. Di sektor pertahanan, Arief Catur, Leo Lelis, dan Risto Mitrevski, dan Jefferson Silva bermain sejak awal. 

Lalu, di lini tengah, kombinasi antara Milos Raickovic, Toni Firmansyah, Francisco Rivera menjadi motor serangan tim. Sementara di lini depan, Gali Freitas, Bruno Moreira, dan Malik Risaldi menjadi tumpuan untuk mencetak gol.

BACA JUGA:Cerita Bonek dengan Voting MOTM Terbanyak di Persebaya Selamanya, Rivera-Bruno Langganan!

BACA JUGA:Soal Persaingan Posisi di Persebaya, Bernardo Tavares Sambut Positif

Pertahanan Gerendel Persebaya


Aksi Bruno Moreira (kanan) ketika Persebaya bertamu ke markas PSIM Yogyakarta, Minggu, 25 Januari 2026.-Instagram @officialpersebaya -

Salah satu kunci kemenangan Persebaya adalah solidnya lini pertahanan mereka. Taktik pertahanan gerendel yang diterapkan, membuat PSIM kesulitan untuk menembus kotak penalti Persebaya. Khas sepak bola Italia dengan Catenaccio-nya.

Barisan bek Bajol Ijo bermain disiplin dan fokus dalam mengamankan area pertahanan. Selain itu, peran gelandang bertahan juga sangat vital dalam memutus serangan lawan sejak dari lini tengah.

Winger Persebaya, Bruno Moreira dan Gali Freitas juga ikut turun ke bawah untuk memperkokoh pertahanan. Tapi, Gali tak sepenuhnya turun ke bawah. Posisinya agak naik, karena bersiap untuk counter-attack.

Ya, Persebaya tidak sepenuhnya fokus pada pertahanan. Mereka juga mampu memanfaatkan serangan balik dengan efektif.

Transisi dari bertahan ke menyerang dilakukan dengan cepat dan terorganisir, sehingga beberapa kali merepotkan lini belakang PSIM. 

BACA JUGA:Bayu Agra Prakoso, Bonek yang Jitu Tebak Prediksi Line-up di Persebaya Selamanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: