Desmosedici GP26, Senjata AI Ducati Menuju Era Baru MotoGP
Penampakan desain winglet kotak di Desmosedici GP26 yang sudah berevolusi dari model sebelumnya--Twitter tmcblog @motoupdate
Hal ini mencakup perancangan ulang sistem pemasukan udara, saluran, dan airbox untuk mengoptimalkan respons gas, akselerasi, serta kecepatan tertinggi, tetap dalam batas regulasi yang berlaku.
BACA JUGA:Ancaman Tak Terlihat Hantui Marc Marquez di MotoGP 2026, Fans Ducati Wajib Tahu!
BACA JUGA:VR46 Racing 2026: Rossi Percaya Ducati Jelang Era Baru MotoGP
Dari sisi sasis, Ducati melakukan modifikasi ringan pada desain untuk “menenangkan” karakter perilaku keseluruhan motor, demi meningkatkan kepercayaan diri pembalap sebagai faktor krusial saat bersaing dalam kondisi lintasan campuran berkecepatan tinggi.
Para insinyur Borgo Panigale juga tidak mengabaikan sektor aerodinamika, bidang yang menuntut keseimbangan antara presisi gaya tekan dan kecepatan tertinggi. Pada sepeda motor, tantangan ini jauh lebih kompleks dibandingkan mobil.
Ducati telah mengembangkan bentuk dan konfigurasi aerodinamika baru yang belum ditampilkan saat presentasi tim. Karena masih bersifat rahasia, elemen-elemen tersebut dikhususkan untuk tahap pengujian lintasan.
Pengujian pramusim Sepang yang tinggal sepekan lagi akan menjawab berbagai rasa penasaran. Meski secara visual Desmosedici GP26 tampak serupa, detail ukuran dan desain kesegarannya diyakini berbeda signifikan.
Jika stabilitas di sirkuit cepat seperti di Assen dan Phillip Island berhasil diatasi, Desmosedici GP26 berpotensi menjadi paket motor yang sangat menakutkan bagi para kompetitor. Pertanyaannya, apakah paket “perpisahan era" ini akan membawa Ducati menyapu bersih gelar juara pada musim 2026?
Satu hal yang pasti, Ducati kembali menegaskan posisinya sebagai pemimpin inovasi teknologi di MotoGP, cepat atau lambat, pendekatan ini hampir pasti akan ditiru oleh pabrikan lain.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: