Desmosedici GP26, Senjata AI Ducati Menuju Era Baru MotoGP
Penampakan desain winglet kotak di Desmosedici GP26 yang sudah berevolusi dari model sebelumnya--Twitter tmcblog @motoupdate
HARIAN DISWAY - Ducati kembali menaikkan standar MotoGP. Lewat Desmosedici GP26, pabrikan Borgo Panigale tidak hanya mempertahankan dominasi, tetapi juga membuka jalan menuju era baru MotoGP 2027, dengan memanfaatkan kecerdasan buatan sebagai senjata utama.
Saat presentasi resmi Ducati MotoGP di Madonna di Campiglio, pabrikan asal Borgo Panigale memperkenalkan Desmosedici GP26 terbaru.
Motor ini dikembangkan untuk memperluas dominasi Ducati dalam beberapa musim terakhir sekaligus mempersiapkan transisi menuju era teknologi baru pada tahun 2027.
Motor anyar tersebut akan dikendarai oleh Marc Marquez dan Francesco Bagnaia. Bukan sekedar evolusi estetika, Desmosedici GP26 disinyalir menjadi respon langsung atas sejumlah tantangan paling mendesak yang dihadapi Ducati pada musim lalu.
Untuk itu, departemen balap Ducati Corse melakukan peningkatan signifikan dalam integrasi teknologi digital canggih, dengan memanfaatkan kecerdasan buatan internal yang dikembangkan melalui kemitraan bersama Lenovo.
Kecerdasan buatan tersebut diberi nama Ducati Corse dataBot , sebuah sistem yang dirancang untuk memberikan akses instan kepada para insinyur terhadap dasar analisis data yang luas. Sistem ini mampu mendeteksi sensor virtual serta memfasilitasi pengambilan keputusan teknis melalui interaksi berbasis bahasa alami.
BACA JUGA:VR46 Racing Tolak Ducati GP25, Motor Juara Dunia Marc Marquez Ternyata Bermasalah?
BACA JUGA:MotoGP 2026: Ducati Perkenalkan Livery 100 Tahun, Marquez Incar Kemenangan ke-100
Menurut Davide Barana, Direktur Teknik Ducati Corse, salah satu fokus utama pengembangan Desmosedici GP26 adalah pengurangan getaran dan peningkatan stabilitas, terutama saat menghadapi karakter sirkuit cepat seperti Assen dan Phillip Island, di mana GP25 menunjukkan beberapa keterbatasan.
“Musim lalu, getaran menjadi masalah,” ujar Barana, Merujuk pada banyaknya keluhan pembalap terkait fenomena tersebut.
Secara spesifik, getaran pada Desmosedici berkaitan erat dengan tuntutan kinerja tinggi serta batas kemampuan ban. Isu ini juga akan berdampak pada aspek teknis motor saat regulasi baru MotoGP diberlakukan pada tahun 2027.

Peluncuran Livery 2026 tim Ducati Lenovo MotoGP, warna Merah lebih gelap dan stripe putih resmi diperkenalkan pada 19 Januari 2026--Twitter Ducati Corse @ducaticorse
Itulah sebabnya Ducati tidak tinggal diam. Mereka harus mulai memikirkan motor masa depan, seiring rencana penurunan kapasitas mesin menjadi 850cc serta perubahan komponen kunci lainnya pada motor MotoGP 2027.
Pemanfaatan perangkat lunak kecerdasan buatan sangat membantu tim teknis Ducati Corse dalam menjadikan GP26 sebagai landasan pengembangan motor generasi berikutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: