VR46 Racing Tolak Ducati GP25, Motor Juara Dunia Marc Marquez Ternyata Bermasalah?

VR46 Racing Tolak Ducati GP25, Motor Juara Dunia Marc Marquez Ternyata Bermasalah?

Franco Morbidelli, saat peluncuran livery baru VR46 Racing untuk MotoGP 2026--Twitter MotorsportsClicks @MotorspoClicks

HARIAN DISWAY - Keputusan VR46 Racing menolak Ducati GP25 menjelang MotoGP 2026 membuka tabir kegelisahan di bursa dominasi Ducati. Motor yang mengantarkan Marc Marquez ke gelar juara dunia, justru dianggap terlalu sulit dijinakkan oleh tim satelit. Muncul pertanyaan besar, apakah kehebatan GP25 hanya berlaku di tangan seorang Marc Marquez?

Saat Ducati bersiap menghadapi musim dominan lainnya di MotoGP 2026, tersiar kabar bahwa VR46 Racing secara resmi memutuskan untuk meninggalkan Ducati GP25, motor yang mengantarkan Marc Marquez ke puncak gelar juara dunia.

Musim lalu, Ducati menyiapkan tiga unit Desmosedici GP25. Dua di antaranya dikendarai oleh Francesco Bagnaia dan Marc Marquez bersama Ducati Lenovo Team, sementara satu unit lainnya dipercayakan kepada Fabio Di Giannantonio di VR46 Racing.

Fakta di akhir musim menunjukkan Marc Marquez, dengan GP25, tampil tak tergoyahkan di puncak klasemen dan mengunci gelar juara dunia MotoGP 2025 usai finis kedua pada GP Jepang, September lalu.

Sebaliknya, Alex Marquez (Gresini Racing), yang hanya dibekali GP24 versi upgrade, justru mampu finis sebagai runner-up musim 2025. Sementara itu, Francesco Bagnaia dan Fabio Di Giannantonio (keduanya menggunakan GP25) harus puas di posisi kelima dan keenam klasemen akhir.

BACA JUGA:VR46 Racing 2026: Rossi Percaya Ducati Jelang Era Baru MotoGP

BACA JUGA:MotoGP 2026: Ducati Perkenalkan Livery 100 Tahun, Marquez Incar Kemenangan ke-100

Kasak-kusuk di sekitar paddock menyebutkan bahwa GP25 bukan sekedar evolusi dari GP24. Motor ini disebut memiliki masalah pengendalian yang cukup serius. Hanya pembalap dengan kemampuan luar biasa seperti Marc Marquez yang dinilai mampu menjinakkannya.

Kini, salah satu pertunjukan terbesar menjelang musim 2026 adalah kemampuan adaptasi para pembalap tim satelit Ducati melawan Desmosedici GP25. Motor yang seharusnya menjadi evolusi sederhana dari generasi sebelumnya, justru menimbulkan keraguan.

Dan jawaban VR46 Racing pun cukup jelas, bahwa mereka lebih memilih untuk menghindari menjalankan motor GP25. 


Dari kiri: Franco Morbidelli, Valentino Rossi dan Fabio Di Giannantonio, saat sesi foto bersama dengan latar belakang motor yang sudah menggunakan livery terbaru 2026--Twitter Lambe Rasing @LambeRacing

Franco Morbidelli, yang dijadwalkan menerima peningkatan versi GP25 untuk musim 2026, telah mengambil keputusan penting. Pembalap berusia 31 tahun itu memilih tetap menggunakan motor yang sudah sangat dikenalnya, GP24, daripada menghadapi kesulitan yang telah menghantui sejumlah pembalap Ducati musim lalu.

Dengan keputusan tersebut, Morbidelli akan melanjutkan musim ketiganya secara beruntun bersama GP24. Sebuah penolakan yang tegas, terencana, dan sarat makna. Sebuah situasi yang nyaris belum pernah terjadi sebelumnya di level MotoGP.

"Franco akan menggunakan motor yang sama seperti tahun lalu, motor yang sangat ia kenal dan juga sangat dipahami oleh teknisi tim. Ini adalah motor yang sangat kompetitif dan telah memenangkan banyak balapan," ujar Matteo Flamigni, manajer teknik di garasi Franco Morbidelli.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: