Isu Reshuffle Kabinet Menguat, Golkar Pasrah ke Prabowo, PDIP Pilih Fokus Program Internal

Isu Reshuffle Kabinet Menguat, Golkar Pasrah ke Prabowo, PDIP Pilih Fokus Program Internal

Isu reshuffle menguat lagi, Golkar dan PDIP punya sikap berbeda.-disway.id/anisha aprilia-

"Kalau PDI Perjuangan lebih tertarik isu kepentingan rakyat," ujar politikus PDIP Andreas Hugo Pareira kepada awak media di Jakarta, Rabu, 28 Januari 2026.

BACA JUGA:Reshuffle Kabinet, Pertaruhan Prabowo Menguji Ekspektasi Pasar?

BACA JUGA:Istana Bantah Reshuffle Prabowo untuk Singkirkan Orang-Orang Jokowi

Ia juga menegaskan bahwa perhatian utama harusnya difokuskan pada pelaksanaan program-program prioritas yang berdampak langsung pada masyarakat.

Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa PDIP menginginkan agar perhatian pemerintah tetap tertuju pada isi dan implementasi program. Bagi PDIP, reshuffle tidak menjadi prioritas utama selama tidak ada kendala signifikan dalam menjalankan program-program publik.

Di sisi lain, pihak Istana melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyangkal adanya rencana reshuffle dalam waktu dekat.

BACA JUGA:IHSG Anjlok Usai Reshuffle, Menkeu Purbaya Optimistis Ekonomi Pulih Cepat

BACA JUGA:Reshuffle Kabinet, Kursi Menpora dan Menkopolkam Masih Kosong

"Reshuffle kabinet? Belum, belum, belum ada," ujarnya di kompleks parlemen pada Senin, 19 Januari 2026.

Evaluasi terhadap para menteri disebut masih berlangsung, namun belum mengarah pada keputusan untuk merombak kabinet.

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) M. Qodari menyatakan bahwa penilaian kinerja dapat berbentuk masukan, petunjuk, atau rekomendasi yang bisa menjadi pertimbangan keputusan politik berikutnya. 

Perbedaan pandangan antara Golkar dan PDIP mencerminkan adanya beragam pendekatan dalam menyikapi isu reshuffle. Golkar cenderung menunjukkan loyalitas dan mendukung sepenuhnya keputusan Presiden.

Sementara PDIP lebih fokus pada pentingnya memastikan kebijakan pemerintah benar-benar berpihak pada rakyat, bukan hanya sekedar pergantian jabatan. (*)

*) Najwa Nabilla Rachmah, Peserta Magang dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: