Amazing Ramadan by Excotel Design Hotel Surabaya, Dari Kuliner Timur Tengah hingga Bakar Bukhur

Amazing Ramadan by Excotel Design Hotel Surabaya, Dari Kuliner Timur Tengah hingga Bakar Bukhur

Karakter aladin sedang membakar bukur (wangi-wangian khas arab) ketika bulan ramadhan.)-Sindhy Nurhaliza-Harian Disway

SURABAYA, HARIAN DISWAY - Menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 H, Excotel Design Hotel Surabaya memperkenalkan program Ramadan tahunan bertajuk "Amazing Ramadan".

Lewat Iftar Showcase pada 30 Januari 2026, hotel tersebut menyajikan pengalaman kuliner. Sekaligus nilai spiritual sebagai spirit perayaan Ramadan.

​"Amazing Ramadan kami rancang sebagai sebuah perjalanan. Bukan hanya menikmati hidangan berbuka. Tapi juga menghadirkan nilai spiritual, kebersamaan, dan kenyamanan," ujar Ade Kristanti, Director of Sales & Marketing Excotel Design Hotel Surabaya.  

Menu kulinernya mengusung tema The Ramoe Palette of Asia dan Anios Restaurant. Di lantai 10, tepatnya di Anios Restaurant, pengunjung akan disambut dengan pemandangan kota Surabaya dari rooftop hotel.

BACA JUGA:The Ramoe by Excotel Hotel Hadirkan Menu Ramadhan dengan Hidangan dari Berbagai Belahan Dunia

BACA JUGA:Wyndham Surabaya Angkat Konsep Pasar Malam Nusantara untuk Iftar Ramadan 2026

Hotel dengan konsep modern industrial itu memanjakan lidah pengunjung. Yakni dengan menu yang merupakan perpaduan hidangan Nusantara dan Timur Tengah.


Sajian makanan khas Timur Tengah. Seperti briyani rice, ouzi oriental rice, red meat kofta, hingga chicken mandi. Menu Timur Tengah mendominasi dalam program tahunan Amazing Ramadan di Excotel Design Hotel Surabaya.-Sindhy Nurhaliza-Harian Disway

Executive Chef Excotel Eko Andryas secara khusus menonjolkan rotasi menu otentik Middle East. Seperti briyani rice, ouzi oriental rice, red meat kofta, hingga chicken mandi.

Eko menyebut bahwa 99 persen menu yang disajikan adalah makanan Timur Tengah. Sisanya, 1 persen, menu Nusantara.

​Keunikan kuliner tahun ini terletak pada penggunaan bahan-bahan premium yang menjaga keaslian rasa. "Kami menggunakan red saffron asli untuk pewarnaan nasi. Jaidi bukan pewarna makanan buatan," jelas Chef Andryas. 

BACA JUGA:Sheraton Surabaya Sambut Ramadan dengan Golden Iftar, Gandeng Chef Spesialis Timur Tengah

BACA JUGA:Hotel Wyndham Surabaya Rilis Menu Iftar Ramadan, Usung Tema Masakan Salero Minang

Bagi pecinta rasa lokal, tersedia pula pojok tradisional. Seperti lontong kikil, tahu campur, hingga bakso Malang yang disajikan bergantian setiap harinya.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: