Prabowo Batal Hadiri Harlah 100 Tahun NU, PBNU Ungkap Alasannya

Prabowo Batal Hadiri Harlah 100 Tahun NU, PBNU Ungkap Alasannya

Harlah 100 Tahun NU yang digelar di Istora Senayan, Jakarta.-LTN PBNU-

"Alhamdulillah kemudian ada Ketua MPR RI yang hadir dan tadi kami mintakan sambutan dan amanat dari Ketua MPR RI, Bapak Ahmad Muzani, di dalam resepsi peringatan Harlah ini," tutup Gus Yahya. 

Tokoh nasional lainnya yang turut hadir dalam acara ada Sinta Nuriyah Wahid bersama putrinya, Alissa Wahid. Keduanya tampak mengikuti rangkaian acara hingga selesai bersama dengan warga NU yang hadir. 

Sementara itu, Pengurus Besar NU Rais Aam juga tidak menghasiri puncak peringatan Harlah 1 Abad NU. Ketidakhadiran Rais tersebut menambah daftar tokoh penting NU yang tidak tampak dalam acara puncak satu abad organisasi keagamaan terbesar di Indonesia itu.

BACA JUGA:Mengoyak Adab dan Konstitusi Nahdlatul Ulama

BACA JUGA:Holding Muhammadiyah, Waralaba Nahdlatul Ulama (NU)

Meski begitu, panitia menegaskan bahwa ketidakhadiran sejumlah tokoh tidak berdampak sama sekali pada pelaksanaan acara. 

NU sendiri didirikan pada 31 Januari 1926 Masehi yang bertepatan dengan 16 Rajab 1344 Hijriah. Dengan merujuk pada kalender Masehi, Organisasi keagamaan tersebut kini genap 100 tahun sejak pertama kali didirikan. 

Namun apabila mengacu pada perhitungan kalender Hijriah, usia NU telah mencapai 103 tahun. NU merupakan organisasi Islam terbesar di Indonsia yang didirikan oleh para ulama besar, di antaranya KH Hasyim Asy'ari dan KH Wahab Chasbullah. (*)

*) Najwa Nabilla Rachmah, Peserta Magang dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: