Khawatir karena Angin Kencang dan Hujan Lebat? Amalkan Doa Perlindungan Ini

Khawatir karena Angin Kencang dan Hujan Lebat? Amalkan Doa Perlindungan Ini

Amalkan Doa perlindungan ini ketika angin kencang dan hujan lebat--Freepik

HARIAN DISWAY — Angin kencang dan hujan lebat adalah fenomena alam yang sering membuat manusia ketakutan. Seolah-olah ada ancaman nyata terhadap keselamatan diri dan lingkungan.

Hujan dan angin merupakan bagian dari tanda kebesaran Allah SWT. Namun, jika intensitasnya berlebihan, bisa memicu bencana seperti banjir, longsor, dan kerusakan rumah.

Sebagai umat Islam, selain mengambil langkah antisipasi fisik, kita dianjurkan memohon perlindungan kepada Allah SWT melalui doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Hal ini dimaksudkan agar hujan yang turun tetap memberi manfaat dan tidak berubah menjadi musibah.

Berikut doa yang diteladankan Rasulullah SAW ketika hujan deras: “Ya Allah, jadikanlah hujan ini sebagai hujan yang bermanfaat.” Doa ini diriwayatkan dalam hadis shahih oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim.


HUJAN LEBAT sering membangkitkan kecemasan. Umat muslim punya tuntunan doa untuk mengusir kecemasan karena cuaca.-Rodion Kutsaiev-Pexels

BACA JUGA:Waktu Mulai Doa Qunut Witir di Ramadan 2025 dan Bacaan Lengkapnya

BACA JUGA:Bacaan Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Dalam Islam, Sambut Tahun Baru Penuh Berkah

Doa tersebut bukanlah permohonan agar hujan berhenti, tetapi permintaan agar hujan yang turun menjadi berkah, membawa manfaat bagi manusia, hewan, dan tumbuhan tanpa membawa bahaya.

Dalam kondisi hujan yang sangat deras sehingga dikhawatirkan membawa bencana, Nabi SAW juga mengajarkan doa permohonan:

“Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan di atas kami… di bukit-bukit, lembah-lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan.”

BACA JUGA:6 Doa Mustajab di Malam Lailatul Qadar, Memohon Ampun dan Keberkahan

BACA JUGA:Daftar Kegiatan Produktif Saat Terjebak Hujan di Rumah

Doa ini menjadi bentuk tawakal kepada Allah, sekaligus ikhtiar spiritual yang mengajak umat Islam berpikir positif terhadap ujian cuaca ekstrem.

Kendati demikian, iman harus diimbangi dengan usaha nyata seperti memperkuat rumah, memastikan saluran air bersih, dan memantau informasi cuaca.

Para ulama juga menganjurkan untuk melengkapi doa dengan zikir, istighfar, dan sedekah bagi mereka yang terdampak bencana, karena sedekah sendiri diajarkan sebagai amalan yang dapat menolak bala.


BERDOA dan berikhtiar dalam keadaan terkena musibah sangat dianjurkan--Freepik

Selain doa yang diajarkan Rasulullah SAW, umat Islam dapat membaca ayat-ayat Al-Qur’an sebagai permohonan perlindungan, seperti:

BACA JUGA:Keutamaan Berdoa di Bulan Syakban, Bekal Sambut Ramadan 2026

BACA JUGA:6 Amalan Zikir Bulan Ramadan

  • Surat Al-Falaq: “Katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh…” sebagai permohonan perlindungan dari segala keburukan.
  • Surat An-Nas: “Katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia…”  memohon perlindungan dari segala bahaya.

Menurut para ulama, selain doa, ikhtiar nyata sangat penting dilakukan. Seperti, menjaga lingkungan, membantu tetangga yang terdampak, dan tidak mengeluh saat hujan turun karena hujan adalah rahmat Allah SWT.

Dengan menggabungkan doa, zikir, dan tindakan nyata, umat Islam berharap rumah dan keluarga tetap dilindungi dari bahaya akibat angin kencang dan hujan lebat. (*)

*) Mahasiswa Magang Prodi Akidah dan Filsafat Islam UINSA.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: rumahzakat