IHSG Menguat 0,65 Persen Hari Ini, Saham Perbankan dan Energi Jadi Penopang

IHSG Menguat 0,65 Persen Hari Ini, Saham Perbankan dan Energi Jadi Penopang

IHSG Bergerak Naik 0,65 Persen di 8.199-Bianca/Disway.id-

JAKARTA, HARIAN DISWAY - IHSG alias Indeks Harga Saham Gabungan menguat 0,65 persen pada awal sesi perdagangan Kamis, 5 Februari 2026.

Indeks bergerak di zona hijau dengan dukungan saham perbankan dan energi yang mencatat kenaikan sejak pembukaan pasar.

Merujuk catatan BEI atau Bursa Efek Indonesia, pembukaan perdagangan menempatkan IHSG pada level 8.154,60.

Selama sesi pagi, pergerakan indeks berada di kisaran terendah 8.140,29 hingga sempat mencapai puncak 8.209,02. Pada perdagangan sebelumnya, indeks ditutup di posisi 8.146,72.

Di saat yang sama, sejumlah indeks utama turut berada di jalur positif. Level 838,53 ditempati LQ45 setelah naik 0,69 persen, sementara KOMPAS100 meningkat 0,62 persen ke angka 1.153,16.

BACA JUGA:Meski IHSG Tertekan, Menko Perekonomian Sebut Ada Net Inflow Dana Asing

BACA JUGA:IHSG Jeblok ke Angka 7.800, Mensesneg: Bismillah Kita Harus Optimis, Kita Harus Yakin

Penguatan juga terjadi pada indeks saham syariah. Posisi JII berada di 550,23 setelah naik 0,91 persen, sedangkan ISSI mencapai 288,84 dengan kenaikan 0,57 persen.

Kenaikan serupa tampak pada indeks lain. Level IDX30 menjadi 436,90 usai bertambah 0,84 persen, JII70 bergerak ke 204,75 setelah menguat 0,86 persen, dan IDX80 naik 0,77 persen hingga berada di 128,83.

Pada sesi penutupan perdagangan sebelumnya, IHSG tercatat berakhir di level 8.146,717 setelah menguat sebesar 0,30 persen. Kemudian memasuki perdagangan indeks masih dinilai memiliki kesempatan untuk melanjutkan pergerakan naiknya pada Kamis, 5 Februari 2026.

BACA JUGA:IHSG Terus Tertekan di Hari Pertama Perdagangan Bulan Februari

BACA JUGA:Purbaya Yakin IHSG Menguat Saat Dibuka, Fundamental Dinilai Masih Kokoh

Herditya Wicaksana selaku analis teknikal dari MNC Sekuritas menyampaikan bahwa posisi pergerakan indeks saat ini berada dalam fase wave x. Apabila tekanan beli terus berlanjut, maka area pada kisaran 8.328 hingga 8.527 berpotensi menjadi target terdekat yang akan diuji oleh IHSG.

“Kami perkirakan, posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave [x], sehingga masih terdapat peluang penguatan untuk menguji 8,328-8,527,” ungkap Herditya dalam analisa hariannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: kompas.com