Pasar Turi Baru Surabaya Gelar Seminar Hari Kanker Sedunia, Peserta Antusias Bertanya

Pasar Turi Baru Surabaya Gelar Seminar Hari Kanker Sedunia, Peserta Antusias Bertanya

Foto bersama narasumber, panitia, dan peserta usai seminar kesehatan dalam rangka Hari Kanker Sedunia di Pasar Turi Baru, Surabaya, Sabtu (7/2/2026).-Amelia Puspa Ningrum-Harian Disway

SURABAYA, HARIAN DISWAY - Luruhnya banyak sekat akibat kemajuan teknologi menginspirasi manajemen Pasar Turi Baru untuk mendatangkan kerumunan jenis baru di tempatnya. Bukan pembeli atau penjual, tapi mereka yang peduli pada kesehatan.

Dalam rangkaian peringatan Hari Kanker Sedunia yang jatuh pada 4 Februari, Pasar Turi Baru menggelar seminar kesehatan di Lantai Ground. Bersama Menguatkan: Cinta, Harapan, & Kehidupan berlangsung pada Sabtu, 7 Februari 2026. 

Seminar kolaborasi Pasar Turi Baru dan Rumah Sakit Onkologi Surabaya itu menghadirkan dr. Sidharta Himawan Giri, Sp.B, FICS sebagai narasumber utama. 

"Sasaran utama seminar adalah penyintas dan keluarga pasien kanker," kata Corporate Director of Sales Manager Pasar Turi Baru, Debby Berlin, kepada Harian Disway

BACA JUGA: Pentingnya SADARI bagi Perempuan Muda: Deteksi Dini Kanker Payudara untuk Hidup Lebih Sehat

BACA JUGA: 4 Langkah SADARI, Penting untuk Deteksi Dini Kanker Payudara


DEBBY BERLIN, corporate director of sales manager Pasar Turi Baru Surabaya, memperkenalkan pasar sebagai ruang diskusi dan edukasi. -Amelia Puspa Ningrum-Harian Disway

Menurut Debby, orang yang mengidap kanker itu biasanya takut. Sebab, kanker diyakini sangat dekat dengan kematian. “Lewat seminar ini, kami ingin mereka membaur, punya teman baru, saling sharing, dan akhirnya bangkit,” ujarnya.

Para peserta seminar berdatangan dari Surabaya dan sekitarnya. Ada yang datang dari Pasuruan serta Sumenep, Madura. "Saya sempat khawatir tidak ada peminatnya karena lokasinya di dalam pasar," kata Debby.

Dia bersyukur karena kekhawatirannya tak terbukti. Para peserta pun sangat antusias. Seminar yang diwarnai tanya jawab singkat itu berjalan dengan lancar.

Debby semakin yakin bahwa pasar adalah ruang publik yang dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Pasar juga bisa menjadi lokasi yang ideal untuk aktivitas edukatif.

BACA JUGA: Terobosan Vaksin Baru Cegah Kanker Payudara: Harapan Masa Depan

BACA JUGA: 3 Jenis Minuman ini Ternyata Bisa Picu Kanker

“Kita ingin Pasar Turi bukan hanya tempat belanja, tapi juga ruang edukasi. Bukan hanya mendukung event, tapi juga kesehatan,” tambah perempuan berjilbab itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: