Deni Wicaksono Ajak Seluruh Kader PDIP Jatim Aktif Cegah Wabah DBD
SEKRETARIS DPD PDIP Jatim Deni Wicaksono ingatkan seluruh kader untuk implementasikan isi surat edaran terkait pencegahan wabah DBD.--PDIP Jatim
HARIAN DISWAY — Demam Berdarah Dengue (DBD) yang sering mewabah saat musim hujan mendapatkan perhatian serius DPD PDIP Jawa Timur (Jatim). Mereka menginstruksikan seluruh struktur partai dan kader untuk bergerak aktif mencegah potensi wabah tersebut di wilayah masing-masing.
Instruksi tegas tersebut dikeluarkan menyusul meningkatnya kasus DBD di sejumlah daerah di Jatim. Itu sekaligus menegaskan komitmen PDIP tentang prinsip untuk tidak sekadar hadir secara simbolik, tetapi turun langsung menyentuh persoalan rakyat.
Instruksi kewaspadaan dan gerakan pencegahan DBD itu tertuang dalam Surat DPD PDIP Jatim Nomor 014/IN/DPD/II/2026 tertanggal 5 Februari 2026. Surat itu ditujukan kepada DPC, PAC, Ranting, Anak Ranting, anggota Fraksi PDIP DPRD kabupaten/kota, kepala daerah dan wakil kepala daerah, hingga seluruh kader partai.
Sekretaris DPD PDIP Jatim, Deni Wicaksono, menegaskan bahwa instruksi tersebut harus diterjemahkan dalam langkah konkret di lapangan, bukan sekadar seruan administratif.
BACA JUGA:HUT ke-53 PDIP, Deni Wicaksono: Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai
BACA JUGA:Wakil Ketua DPRD Jatim Deni Wicaksono: Pilkada Tidak Langsung Adalah Kemunduran Demokrasi
“Ini bukan sekadar imbauan. Seluruh kader PDIP wajib meningkatkan kewaspadaan dan mengambil peran aktif dalam pencegahan DBD. Partai harus hadir ketika rakyat menghadapi ancaman kesehatan,” tegas Deni pada Jumat, 6 Februari 2026.
Dalam instruksi tersebut, DPD PDIP Jatim memerintahkan kader untuk melakukan pemantauan aktif kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Selain itu, kader juga diimbau memperkuat koordinasi dengan tenaga kesehatan, puskesmas, dan rumah sakit, serta menggerakkan masyarakat melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M Plus secara berkelanjutan.
Selain itu, kader partai juga diminta mendorong pelaksanaan fogging di wilayah rawan DBD, dengan tetap berkoordinasi bersama pemerintah daerah dan instansi kesehatan terkait. Mereka juga disarankan mengedukasi langsung masyarakat tentang pola hidup bersih dan sehat.
BACA JUGA:Wakil Ketua DPRD Jatim Deni Wicaksono Salurkan Kursi Roda untuk Disabilitas di Ngawi
BACA JUGA:Deni Wicaksono Dorong Penyamaan Persepsi untuk Pembangunan Responsif Berbasis Alam
DPD PDIP Jatim juga mewajibkan seluruh jajaran partai melaporkan setiap kegiatan dan perkembangan di lapangan secara berjenjang sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut organisasi.
“Kesehatan rakyat adalah prioritas. Kader tidak boleh menunggu situasi memburuk baru bergerak. Pencegahan harus dilakukan sejak dini,” pungkas politisi muda yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim tersebut. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: