Bos PT Blueray John Field Resmi Ditahan KPK, Sempat Kabur saat OTT Kasus Suap Impor Bea Cukai
Sempat kabur saat OTT, John Field akhirnya menyerahkan diri, 8 Februari 2026.--youtube
JAKARTA, HARIAN DISWAY – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan pemilik PT Blueray, John Field (JF), terkait perkara dugaan suap impor di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
“Usai pemeriksaan rampung, penyidik melakukan penahanan terhadap JF untuk 20 hari pertama,” kata Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, dikutip Minggu, 8 Februari 2026.
Menurutnya, JF sempat melarikan diri ketika operasi tangkap tangan (OTT) digelar. Namun, yang bersangkutan akhirnya mendatangi KPK dan menyerahkan diri.
BACA JUGA:Menkeu Purbaya Sebut OTT KPK Jadi Syok Terapi bagi Pajak dan Bea Cukai
Setelah itu, penyidik langsung memeriksanya sebagai tersangka. Dalam proses pemeriksaan, John Field dinilai bersikap kooperatif dan memberikan informasi yang dibutuhkan penyidik.
Sebelumnya, Pelaksana tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengungkapkan, John Field kabur saat petugas hendak melakukan penangkapan dalam OTT pada Kamis, 5 Februari 2026.
“Satu lagi di saat kita dan teman-teman di lapangan akan lakukan tangkap tangan, itu saudara JF melarikan diri,” ujar Asep dalam konferensi pers.
KPK sempat mempertimbangkan penerbitan larangan bepergian ke luar negeri terhadap John Field untuk mencegah potensi pelarian.
BACA JUGA:Purbaya Tegas, Tak Ada Perlindungan bagi Pegawai Bea Cukai yang Terlibat Kasus Hukum
BACA JUGA:Purbaya Lanjut ‘Bersih-Bersih’, Bea Cukai Jadi Target Berikutnya
Dalam kasus ini, KPK menetapkan enam orang sebagai tersangka dugaan korupsi impor di lingkungan DJBC.
Para tersangka meliputi Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC periode 2024-Januari 2026 Rizal, Kepala Subdirektorat Intelijen P2 DJBC Sisprian Subiaksono, serta Kepala Seksi Intelijen DJBC Orlando Hamonangan.
Dari pihak swasta, selain John Field, KPK juga menetapkan Andri selaku Ketua Tim Dokumen Importasi PT Blueray dan Dedy Kurniawan sebagai Manajer Operasional perusahaan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: kompas.com