Marak Penipuan Aktivasi IKD 2026 via WhatsApp, Begini Cara Menghindarinya
Modus penipuan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) melalui WhatsApp kembali marak, masyarakat diminta lebih waspada terhadap permintaan data pribadi.-Dagens.dk-Pinterest
Cara Aktivasi IKD yang Benar
Berikut adalah panduan lengkap cara aktivasi IKD yang benar:
- Unduh Aplikasi: Unduh aplikasi "Identitas Kependudukan Digital" (IKD) resmi dari Google Play Store atau Apple App Store.
- Registrasi Data: Buka aplikasi, pilih "Daftar", lalu masukkan NIK, alamat email aktif, dan nomor handphone.
- Verifikasi Wajah (Face Recognition): Klik tombol verifikasi wajah untuk melakukan selfie (swafoto) agar data disesuaikan dengan data kependudukan.
- Scan QR Code: Lakukan pemindaian (scan) QR Code yang tersedia di kantor Dinas Dukcapil atau Kecamatan.
- Aktivasi via Email: Cek email masuk dari Siak Terpusat, salin kode aktivasi, lalu masukkan kode tersebut beserta captcha di aplikasi.
- Login & Selesai: Masukkan PIN yang dikirim ke email untuk login. Setelah berhasil, aplikasi IKD siap digunakan dan data kependudukan akan muncul
BACA JUGA:Duta Influencer Jatim Jadi Korban Penipuan, Dapat Tawaran Kerja Fiktif hingga Teror
BACA JUGA:Awas Penipuan! Ini 5 Trik Mengembalikan Saldo DANA yang Hilang
Tip Menghindari Penipuan IKD
Agar terhindar dari penipuan digital, masyarakat dapat melakukan beberapa langkah berikut:
- Tidak membagikan data pribadi kepada pihak tidak dikenal
- Mengabaikan pesan mencurigakan yang mengatasnamakan Dukcapil
- Mengunduh aplikasi hanya dari toko aplikasi resmi
- Melakukan konfirmasi langsung ke Dukcapil
Layanan identitas digital memang memudahkan masyarakat dalam mengakses administrasi kependudukan. Namun, kepraktisannya sering dijadikan celah oleh pihak-pihak tak bertanggung-jawab untuk mengeruk keuntungan.
Kewaspadaan tetap diperlukan agar kemudahan tersebut tidak dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber. Menjaga kerahasiaan data pribadi menjadi langkah sederhana namun penting.
BACA JUGA:Ayah Raline Shah Jadi Korban Penipuan WhatsApp, Kerugian Capai Rp254 Juta
BACA JUGA:Belasan Warga Surabaya Laporkan Penipuan Investasi Bodong Kerugian Capai Belasan Miliar
Jika menerima pesan mencurigakan terkait aktivasi IKD, sebaiknya jangan langsung menanggapi atau membagikan informasi pribadi.
Masyarakat dapat memverifikasi informasi melalui kanal resmi Dukcapil atau instansi terkait agar terhindar dari modus penipuan yang merugikan. Amankan data pribadi Anda dengan meningkatkan kewaspadaan di ranah digital. (*)
*) Mahasiswa magang dari Program Studi Ilmu Hadits, UINSA.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: disdukcapil magetan