Marak Penipuan Aktivasi IKD 2026 via WhatsApp, Begini Cara Menghindarinya
Modus penipuan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) melalui WhatsApp kembali marak, masyarakat diminta lebih waspada terhadap permintaan data pribadi.-Dagens.dk-Pinterest
HARIAN DISWAY - Ragam modus penipuan mulai marak lagi. Kali ini, yang sedang gencar adalah penipuan dengan modus aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Pelaku biasanya menghubungi korban dan meminta data pribadi. Data tersebut meliputi NIK, nomor KK, hingga kode OTP.
Penipuan ini muncul seiring meningkatnya penggunaan layanan identitas digital yang dimanfaatkan pelaku untuk mencuri data kependudukan.
Modus Penipuan Aktivasi IKD via WhatsApp

PENIPUAN DIGITAL sering dilakukan dengan mengirim pesan, tautan palsu, atau meminta kode OTP yang berisiko mencuri data pribadi korban.-Gloostock-Pinterest
Pelaku penipuan biasanya menghubungi korban melalui pesan WhatsApp. Tidak jarang juga melalui telepon dengan mengaku sebagai petugas Dukcapil.
BACA JUGA:Data Pribadi 17,5 Juta Pengguna Instagram Bocor di Dark Web, Risiko Penipuan Mengintai
BACA JUGA:Tips Aman Transaksi Kartu Kredit BRI, Hindari Modus Penipuan Digital
Korban kemudian diminta melakukan aktivasi IKD. Melalui tautan tertentu, korban diminta mengunduh aplikasi yang dikirimkan pelaku.
Tidak jarang pelaku juga meminta data pribadi dengan alasan verifikasi, seperti:
- NIK
- Nomor KK
- Foto KTP
- Kode OTP
Padahal, data tersebut bersifat rahasia dan tidak boleh dibagikan kepada siapa pun.
Tautan yang dikirimkan pelaku sering kali mengarah ke situs palsu yang menyerupai layanan resmi. Jika korban memasukkan data di halaman tersebut, informasi pribadi dapat dicuri dan disalahgunakan.
BACA JUGA:Waspada GhostPairing, Modus Penipuan WhatsApp Baru yang Diam-Diam Mengambil Alih Akun
BACA JUGA:Penipuan Terorganisir Menggunakan Deepfake AI Meningkatkan Selama Tahun 2025
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: disdukcapil magetan