Sinopsis Wuthering Heights, Kisah Cinta Tragis Penuh Obsesi Margot Robbie-Jacob Elordi
Sinopsis Film Wuthering Heights, Kisah Cinta Tragis dan Penuh Konflik.-Warner Bros-Warner Bros
Namun, Wuthering Heights versi adaptasi film tidak mengikuti peristiwa di novel secara saklek. Fennell meringkas atau menghilangkan beberapa karakter. Dia hanya berfokus terutama pada cinta segitiga utama antara Cathy, Heathcliff, dan Edgar.
Di novel, dendam Heatchliff berlanjut ke anak-anak Cathy. Dan bagaimana perseteruang antara sang pemuda miskin dengan keluarga bangsawan yang hendak dihancurkannya malah dipadamkan oleh generasi kedua mereka.
BACA JUGA:Daftar Nominasi Oscar 2026, Sinners Dominan, Wicked: For Good Terabaikan
BACA JUGA:6 Pemeran Film Mercy, Chris Pratt Adu Akting dengan Bintang Mission: Impossible

Sinopsis Wuthering Heights, kisah cinta tragis Margot Robbie-Jacob Elordi. Foto: Margot Robbie dan Shazad Latief dalam salah satu adegan Wuthering Heights. -Warner Bros.-
Emerald Fennell memasukkan visual yang ekspresif dan intens ke dalam film. Padang rumput yang luas, langit yang berbadai, busana yang bold, dan soundtrack yang terdengar modern. Mencerminkan situasi emosional yang dialami para karakter.
Momen-momen erotis nan intens, tekanan psikologis, dan citra surealis menyelingi narasi Nelly Dean. Sehingga menambahkan nada kontemporer dan provokatif terhadap kisah klasik yang aslinya terbit nyaris dua abad lalu tersebut.
Film Wuthering Heights mempertahankan struktur inti dari kisah cinta tragis Emily Brontë. Cinta yang hilang, konflik sosial, dan obsesi yang merusak. Namun, ia sama sekali tidak terkesan menggurui.
Sebaliknya, film itu membayangkan kembali materi sumber melalui lensa kreatif Fennell sendiri. Menekankan nafsu, gaya visual, dan ekstrem emosional.
Jika Anda menyukai kisah-kisah semacam itu, Wuthering Heights jelas tidak boleh dilewatkan. Film itu tayang mulai Rabu, 11 Februari 2026. Tiketnya sudah bisa dipesan! (*)
*) Peserta Magang Kemnaker RI
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber