Mantapkan Strategi, Bank Jatim Bidik Posisi Nomor 1 Nasional
Bank Jatim menargetkan pada 2030 mampu menjadi BPD nomor satu di Indonesia-Dok.Bank Jatim-
MALANG, HARIAN DISWAY – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) menggelar Rapat Kerja Tahunan (Rakerta) 2026 pada 6–7 Februari 2026 di Malang. Forum tersebut merupakan momentum evaluasi kinerja tahun sebelumnya serta merumuskan arah kebijakan dan strategi bisnis perseroan ke depan.
Rakerta dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI periode 2009–2014 Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, DEA, jajaran Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, Direksi, SEVP, VP, hingga seluruh pemimpin cabang dan cabang pembantu Bank Jatim.
Tema yang diusung pada agenda tersebut adalah Audacity to Fly Higher, Rakerta 2026. Semangatnya adalah menegaskan Bank Jatim untuk melompat lebih tinggi di tengah dinamika industri perbankan yang semakin kompetitif.
Tema tersebut juga dimaknai sebagai semangat transformasi, inovasi, dan keberanian keluar dari zona nyaman demi meraih kinerja yang lebih progresif dan berkelanjutan.
BACA JUGA:Nasabah Prioritas Bank Jatim Dapat Akses Eksklusif Luxury Lounge KAI Wisata

Gedung kantor pusat Bank Jatim yang terletak di Jalan Basuki Rahmat, Selasa, 28 Oktober 2025-Tirtha Nirwana Sidik-Harian Disway
Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo menegaskan rapat kerja tahunan menjadi forum penting untuk menyatukan visi dan memperkuat orkestrasi langkah seluruh insan perusahaan.
“Rakerta ini rutin kami lakukan setiap awal tahun untuk memberikan arahan strategis, memperkuat budaya kerja, dan memastikan seluruh lini bergerak dalam satu frekuensi demi pencapaian target 2026,” ujarnya.
Menurut Winardi, tahun ini menjadi fase penting percepatan transformasi, baik dari sisi bisnis, tata kelola, maupun digitalisasi. Bank Jatim menargetkan pada 2030 mampu menjadi BPD nomor satu di Indonesia.
Pencapaian itu berlaku pada seluruh parameter utama. Mulai dana pihak ketiga (DPK), kualitas penyaluran kredit, pertumbuhan laba, hingga penguatan total aset.
“Visi tersebut bukan sekadar ambisi, tetapi komitmen untuk memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi Jawa Timur,” tegasnya.
BACA JUGA:Bank Jatim Sincia Run 2026 Kembali Hadir Meriahkan Imlek di Surabaya
BACA JUGA:Bank Jatim Sincia Run 2026, 10 Orang Terima Donasi Kaki Palsu dalam Charity
Untuk mencapai target tersebut, Bank Jatim menetapkan strategi 3-2-1 sebagai fondasi utama 2026. Rinciannya aspek 3 business, fokus diarahkan pada optimalisasi low cost funding.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: