Insiden Valencia Ubah Peta Gresini, MotoGP Bahas Regulasi Pembalap Ketiga

Insiden Valencia Ubah Peta Gresini, MotoGP Bahas Regulasi Pembalap Ketiga

Fermin Aldeguer, saat di sirkuit Portimao portugal, pada November 2025--Twitter Fermin Aldeguer Mengual @aldeguer54

HARIAN DISWAY - Cedera Fermin Aldeguer bukan sekadar kabar absennya seorang pembalap muda berbakat di seri pembuka MotoGP 2026. Insiden di Valencia itu membuka babak baru bagi Gresini Racing, memaksa Michele Pirro turun tangan di Buriram, sekaligus menghidupkan kembali wacana besar tentang pembalap ketiga permanen di era baru MotoGP bersama Liberty Media.

Setelah mengalami patah tulang paha dalam kecelakaan saat latihan di Valencia, pembalap Gresini Ducati berusia 21 tahun itu sempat membangkitkan harapan untuk segera kembali ke lintasan. Bahkan manajer Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, menunjukkan optimismenya dengan membayangkan Fermin bisa tampil secepatnya di Buriram.

Namun, Aldeguer harus menerima kenyataan bahwa ia tidak akan berada di grid pada balapan pembuka musim ini. Gresini mengumumkan pada 12 Februari, bahwa ia akan absen dalam tes pramusim di Buriram pekan depan sekaligus melewatkan grand prix pembuka kejuaraan.

Pertanyaannya pun muncul: siapa yang akan menggantikannya? Jawabannya tidak mengejutkan, yakni Michele Pirro, pembalap uji resmi Ducati.

Pirro telah lama menjadi sosok kepercayaan pabrikan Borgo Panigale. Tahun lalu, ia menggantikan Marc Marquez di tim pabrikan pada putaran Australia dan Malaysia, finis di posisi ke-18 dan ke-17, sebelum menyerahkan kursinya kepada Nicolo Bulega untuk dua balapan terakhir musim tersebut.

Bagi Aldeguer, target realistisnya adalah kembali pada seri kedua musim ini di Brasil, tiga minggu setelah Thailand. Jika waktunya masih terlalu mepet, seri ketiga di Austin dapat menjadi alternatif yang lebih memungkinkan.

BACA JUGA:Marc Marquez Pilih Kontrak 1+1 dengan Ducati, Siapkan Reuni ke Honda?

BACA JUGA:Dilema Ducati di MotoGP: Amankan David Alonso atau Kehilangan Aset Masa Depan

Situasi di Gresini kembali memicu diskusi yang lebih luas di internal MotoGP. Menurut beberapa sumber, Dorna Sports mendorong perubahan regulasi paling lambat pada tahun 2027 terkait pengenalan pembalap tetap ketiga dalam setiap tim, sebuah ide yang terinspirasi langsung dari Formula 1.

Sejak Liberty Media mengakuisisi MotoGP pada tahun 2025, kemiripan struktural dengan Formula 1 semakin terlihat. Di F1, setiap tim memiliki satu atau lebih pembalap cadangan yang siap menggantikan pembalap reguler yang cedera atau berhalangan.

Di MotoGP, peran tersebut selama ini diisi secara informal oleh pembalap uji pabrikan, tanpa kerangka aturan yang benar-benar formal.


Fermin Aldeguer, saat menangi podium pertama di Mandalika GP, pada Oktober 2025--Twitter Fermin Aldeguer Mengual @aldeguer54

Oleh karena itu, muncul ide untuk memformalkan sistem tersebut: menghadirkan pembalap ketiga yang terdaftar resmi dan dapat langsung mengambil alih jika pembalap utama absen, tanpa perlu improvisasi secara tiba-tiba.

Tujuan ada dua: menjamin keberlangsungan kompetisi dan meminimalkan dampak cedera di tengah jadwal yang semakin padat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: