Rennes vs PSG 3-1: Tren Kemenangan Terhenti, Les Parisiens Terancam Digusur
Potret para pemain PSG sedang menyapa para fans usai takluk dari Stade Rennais. Sabtu, 14 Februari 2026.--Instagram @Psg
HARIAN DISWAY - Paris Saint-Germain (PSG) harus menerima kenyataan pahit saat bertandang ke markas Stade Rennais pada pekan ke-22 Ligue 1 2025/2026. Bermain di Roazhon Park pada Sabtu, 14 Februari 2026 dini hari WIB, Les Parisiens (julukan PSG) tumbang dengan skor 3-1.
Rennes membuka keunggulan lebih dulu lewat sepakan jarak jauh Musa Al-Taamari pada menit ke-34 yang tak mampu diantisipasi lini belakang PSG. Keunggulan tersebut membuat Rennes tampil semakin percaya diri selepas jeda.
Memasuki babak kedua, Esteban Lepaul menggandakan keunggulan pada menit ke-69 melalui sundulan terarah.
PSG sempat memberi respons cepat. Hanya dua menit berselang, Ousmane Dembele memanfaatkan umpan matang dari sisi kanan untuk memperkecil ketertinggalan dan membuka kembali harapan tim tamu.
BACA JUGA:Prediksi Skor Rennes vs PSG: Kondisi Kedua Tim dan Perkiraan Line Up
BACA JUGA:PSG vs Newcastle 1-1, Hasil Imbang Buat Kedua Tim Terpental dari 8 Besar
Alih-alih mendapat momentum untuk menyamakan skor, gawang PSG justru kembali bergetar di menit ke-81. Breel Embolo sukses menuntaskan serangan cepat Rennes dan memastikan tiga poin tetap berada di tangan.
Kekalahan ini menghentikan laju impresif tim asuhan Luis Enrique yang sebelumnya mencatat tujuh kemenangan beruntun di liga.
Pada pertemuan pertama musim ini, PSG bahkan mampu melumat Rennes lima gol tanpa balas, namun situasinya berbalik drastis kali ini.
Meski masih memimpin klasemen dengan 51 poin, jarak mereka kini hanya dua angka dari RC Lens sehingga tekanan dalam perburuan gelar kembali meningkat.
BACA JUGA:Juventus Buka Peluang Boyong Kolo Muani dari Tottenham, PSG Jadi Kunci Negosiasi
BACA JUGA:Sporting CP vs PSG 2-1: Brace Luis Suarez Bungkam Les Parisiens
Di sisi lain, kemenangan ini menjadi titik balik penting bagi Rennes. Setelah melewati lima pertandingan tanpa kemenangan, dengan empat di antaranya berakhir dengan kekalahan, mereka akhirnya menemukan momentum baru.
Bahkan ketika pelatih kepala Habib Beye baru dipecat dan digantikan sementara oleh Sebastien Tambouret, situasi tersebut langsung menghadirkan respons positif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber