Cuaca Ekstrem Terjang Batang: Tanah Longsor, Banjir, dan Pohon Tumbang Melanda Lima Kecamatan

Cuaca Ekstrem Terjang Batang: Tanah Longsor, Banjir, dan Pohon Tumbang Melanda Lima Kecamatan

Petugas melakukan pengamanan terhadap pohon beringin tumbang akibat cuaca ekstrem di Kabupaten Batang, Jawa Tengah -BNPB-

HARIAN DISWAYCuaca ekstrem yang ditandai dengan hujan lebat disertai angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Jumat 6 Maret 2026 sore sekitar pukul 15.10 WIB. Kondisi ini memicu serangkaian bencana hidrometeorologi berupa tanah longsor, banjir luapan, serta pohon tumbang di lima kecamatan, yakni Kecamatan Batang, Blado, Reban, Tersono, dan Gringsing.

Berdasarkan laporan yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang, dampak kerusakan terpantau di beberapa titik vital. Di pusat kota, sebuah pohon beringin besar tumbang di Jalan Veteran depan Pendopo Kabupaten Batang dan menimpa sejumlah kendaraan.

"Beruntung pengendara dapat diselamatkan oleh masyarakat setempat dan petugas gabungan di lokasi kejadian," tulis laporan tersebut.

Sementara itu, akses jalan di Desa Blado, Kecamatan Blado dan Desa Sendang, Kecamatan Tersono, sempat terputus total akibat tertutup material longsoran tebing. Sejumlah kendaraan sempat tertahan untuk beberapa waktu.

BACA JUGA:BPBD Jatim Cek 71 Alat Peringatan Dini di Jalur Selatan, Antisipasi Banjir hingga Tsunami

BACA JUGA:Banjir Lahar Dingin Merapi Terjang Magelang: 2 Warga Meninggal Dunia, 2 Masih Hilang

Selain longsor, luapan air hujan juga merendam pemukiman warga di Desa Sendang, Kecamatan Blado, serta menggenangi ruas jalan raya di Desa Plelen, Kecamatan Gringsing. Dalam laporan visual, aliran air yang melimpas deras ke jalan raya sempat mengganggu para pengendara yang melintas.

Dari hasil kaji cepat lapangan, diketahui bahwa kondisi drainase kurang memadai di sekitar lokasi kejadian yang kemudian menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya banjir luapan tersebut. Aliran air hujan yang tidak mampu tertampung sepenuhnya oleh saluran drainase mengakibatkan limpasan ke badan jalan dan pemukiman.


Sejumlah titik longsor dilaporkan di Kabupaten Batang akibat cuaca ekstrem yang melanda sejak Jumat 6 Maret 2026-BNPB-

Merespons temuan tersebut, BPBD Kabupaten Batang telah melakukan koordinasi intensif dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang untuk melakukan pengkajian teknis mendalam serta merancang penanganan infrastruktur drainase yang lebih efektif di titik-titik rawan.

Secara keseluruhan, respon darurat di lapangan telah dilakukan secara terpadu oleh personel BPBD bersama TNI/Polri, Damkar, PMI, PLN, serta relawan. Upaya evakuasi pohon tumbang telah dilakukan dengan menggunakan gergaji mesin, sementara pembersihan material longsoran dipercepat dengan bantuan semprotan air dari armada Damkar sehingga akses transportasi berangsur pulih.

BACA JUGA:BMKG Juanda Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jawa Timur hingga 10 Maret 2026

BACA JUGA:BNPB Ingatkan Warga Jawa Timur Waspada Cuaca Ekstrem Meski Banjir Mulai Surut

Pihak TNI/Polri dan Dinas Perhubungan juga bergerak cepat melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengurai kemacetan. Sebagai langkah pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga terdampak, BPBD telah mendistribusikan bantuan logistik berupa kasur, selimut, pakaian, dan perlengkapan keluarga (family kit).

Potensi Bencana Hidrometeorologi Masih Ada

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: