PSG Dihajar Rennes 1-3, Dembele Bongkar Masalah Besar di Ruang Ganti

PSG Dihajar Rennes 1-3, Dembele Bongkar Masalah Besar di Ruang Ganti

Dembele kritik PSG usai kalah 1-3 dari Rennes, soroti permainan individu dan minta tim kembali utamakan kepentingan klub demi gelar.--Getty Images

HARIAN DISWAY - Kekalahan 1-3 dari Rennes membuat Paris Saint-Germain mendapat sorotan tajam, terutama dari Ousmane Dembele yang secara terbuka mengkritik performa timnya. 

Hasil tersebut membuka peluang bagi Lens untuk kembali ke puncak klasemen Ligue 1 jika mampu meraih kemenangan pada laga berikutnya.

PSG sebenarnya tampil dominan secara statistik. Tim asuhan Luis Enrique mencatatkan 3,62 expected goals (xG), angka tertinggi kedua mereka tanpa kemenangan di semua kompetisi di bawah pelatih asal Spanyol tersebut. Meski demikian, efektivitas menjadi pembeda karena Rennes mampu mencetak tiga gol dari peluang yang lebih sedikit.

Dembele, yang menjadi satu-satunya pencetak gol PSG dalam laga itu, menilai timnya mengawali pertandingan dengan buruk dan kurang menunjukkan hasrat untuk menang.

BACA JUGA:Rennes vs PSG 3-1: Tren Kemenangan Terhenti, Les Parisiens Terancam Digusur

BACA JUGA:Barcelona Masih Ragu Permanenkan Rashford, PSG Siap Membajak


Potret bek PSG, Ilya Zabarnyi, ketika menyapa para fans usai timnya takluk dari Stade Rennais. Sabtu, 14 Februari 2026.--Instagram @Psg

“Kami memulai pertandingan dengan sangat buruk. Rennes bermain sangat baik, tetapi saya pikir kami harus menunjukkan lebih banyak keinginan,” ujar Dembele kepada Ligue 1+.

Ia menegaskan bahwa para pemain harus mengutamakan kepentingan klub jika ingin kembali meraih kesuksesan seperti musim lalu.

“Yang terpenting, kami harus bermain untuk PSG agar bisa memenangkan pertandingan. Jika kami bermain secara individu di lapangan, itu tidak akan berhasil. Kami tidak akan memenangkan gelar yang kami inginkan,” lanjutnya.

Dembele juga mengingatkan bahwa musim lalu PSG mampu meraih hasil positif karena seluruh pemain menempatkan kepentingan klub di atas segalanya.

BACA JUGA:Drama Matchday 8 Liga Champions 2025/2026: Arsenal Puncak, Real Madrid dan PSG Masuk Jalur Play-off

BACA JUGA:PSG vs Newcastle 1-1, Hasil Imbang Buat Kedua Tim Terpental dari 8 Besar

“Musim lalu, kami menempatkan klub di atas segalanya, sebelum memikirkan diri sendiri. Kami harus menemukan kembali hal itu, terutama di pertandingan seperti ini. Kami tahu ini sudah memasuki paruh kedua musim. PSG harus menjadi yang utama, bukan pemain individu,” sambungnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: fotmob