Jelang Persebaya vs Bhayangkara FC, Tavares Enggak Gonta-ganti Strategi!
Bernardo Tavares saat memimpin latihan Persebaya jelang laga kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC di Gelora Bung Tomo, Jumat, 13 Februari 2026.-Instagram @officialpersebaya -
HARIAN DISWAY - Persebaya memasang target menang kala berhadapan dengan Bhayangpara Presisi Lampung FC. Pertandingan itu akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu malam, 14 Februari 2026.
Ya, Persebaya akan berhadapan denga mantan pelatihnya, Paul Munster. Juru taktik asal Irlandia Utara itu musim lalu menukangi Bajol Ijo (sebutan Persebaya).
Tapi, fokus tim tak berubah. Persebaya ingin melanjutkan tren positif, 13 laga terakhir tak pernah menyentuh kekalahan.
BACA JUGA:Preview Persebaya vs Bhayangkara FC, Bajol Ijo Lawan Mantan Pelatih!
BACA JUGA:Rayakan Imlek, Persebaya Rilis Jersey Keempat Bertema Kuda Api
Bernardo Tavares Tak Mau Gonta-ganti Strategi

Bernardo Tavares saat memimpin sesi latihan sore Persebaya di Lapangan ABC Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Selasa, 10 Februari 2026.-Instagram @officialpersebaya -
Pelatih Bernardo Tavares menegaskan pendekatan tim tak akan berubah karena karakter lawan. Ia tetap berpegang pada identitas permainan tim yang tersedia saat ini.
"Kami perlu bermain sesuai karakter pemain yang kami miliki, bukan karena lawan A, B, atau C lalu mengubah terlalu banyak," ujar Tavares dalam konferensi pers jelang laga di Stadion GBT, Jumat, 13 Februari 2026.
Alih-alih melakukan revolusi skema untuk setiap lawan, Tavares memilih memperhalus detail. Ia ingin mempertahankan kebiasaan baik dan memperbaiki kelemahan.
Salah satu area yang menjadi perhatian utama adalah transisi bertahan. Menurut Tavares, Bhayangkara FC menunjukkan kekuatan pada permainan cepat dan serangan balik.
BACA JUGA:Kunci Keganasan Persebaya Bersama Bernardo Tavares, Karena Attitude dan Effort Pemain!
Sehingga barisan pertahanan Persebaya harus lebih rapi dalam menutup ruang di sekitar kotak penalti. "Dengan begitu kami perlu meningkatkan transisi bertahan dan fokus, karena terlalu banyak memberi ruang dekat gawang," jelas pelatih berkebangsaan Portugal itu.
Ia menilai intensitas pressing dan kemampuan menembak dari luar kotak menjadi senjata Bhayangkara yang wajib diantisipasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: