Gus Ipul Targetkan Reaktivasi PBI-JK Rampung Paling Lambat Mei 2026
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memastikan reaktivasi otomatis BPJS PBI bagi 106 ribu pasien penyakit berat untuk menjamin keberlanjutan layanan kesehatan.--Instagram
HARIAN DISWAY – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menargetkan proses reaktivasi kepesertaan BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang sempat dinonaktifkan akan rampung dalam waktu dua hingga tiga bulan ke depan.
Menurutnya, proses pendataan ulang dan verifikasi lapangan menjadi dasar utama dalam pengaktifan kembali peserta.
“Ya paling sekitar 2–3 bulan lagi,” ujar Gus Ipul saat menjawab target penyelesaian pendataan.
Kemensos mencatat sekitar 11 juta peserta BPJS PBI sebelumnya dinonaktifkan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 106 ribu peserta telah berhasil diaktifkan kembali.
BACA JUGA:Gus Ipul Kerahkan 30 Ribu Orang Pendamping PKH untuk Verifikasi 11 Juta Peserta PBI-JK
BACA JUGA:Viral Ketum PBNU Gus Yahya Dituntut Undur Diri , Gus Ipul Serukan Jaga Keteduhan
Gus Ipul menegaskan, kelompok yang mengidap penyakit kronis menjadi prioritas utama dalam proses reaktivasi.
Mereka di antaranya penderita penyakit jantung dan pasien gagal ginjal yang membutuhkan pengobatan rutin dan berkelanjutan.
“Untuk yang 106 ribu yang penyakit kronis itu paling tidak dua bulan, sisanya sekitar tiga bulan,” jelasnya.
Ia menambahkan, proses reaktivasi ini mengacu pada data terbaru hasil pengecekan lapangan oleh Kementerian Sosial. Langkah tersebut dilakukan agar kepesertaan PBI benar-benar tepat sasaran dan menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
BACA JUGA:Mensos Gus Ipul Kembali ke Tanah Kelahiran, Tinjau Program Sekolah Rakyat di Pasuruan
Menurut Gus Ipul, pemerintah ingin memastikan warga yang rentan secara medis tidak terhambat akses layanan kesehatannya akibat persoalan administrasi.
Reaktivasi kepesertaan PBI ini pun ditargetkan rampung paling lambat April mendatang, seiring selesainya proses validasi dan pemutakhiran data secara menyeluruh.
Kemensos memastikan kebijakan ini tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian sekaligus respons cepat bagi peserta dengan kondisi kesehatan darurat.(*)
*) Peserta Magang dari Universitas Airlangga
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: