Hujan Ringan hingga Deras Selalu Warnai Imlek, Ini Penjelasan Ilmiahnya
Bagi sebagian orang hujan di hari Imlek adalah berkah. Secara sains, ini bagian dari puncak musim hujan di Indonesia.--pinterest
Inilah yang sering membuat hujan datang tiba-tiba, bahkan disertai petir dan angin kencang. Lalu bagaimana dengan anggapan bahwa hujan saat Imlek adalah pertanda baik?.
Dalam tradisi masyarakat Tionghoa, hujan sering dimaknai sebagai simbol rezeki dan keberuntungan. Air dianggap membawa kesuburan dan kemakmuran.
Tak heran jika sebagian orang justru bersyukur ketika hujan turun di hari perayaan. Alih-alih dianggap gangguan, hujan dinilai sebagai berkah.

BMKG menjelaskan secara ilmiah bahwa curah hujan pada awal tahun memang selalu tinggi. Maka, Imlek identik dengan hujan. --Instagram
BACA JUGA:Hadiah Imlek untuk Inggris-Kanada: Ke Tiongkok Bisa Tanpa Visa
BACA JUGA:Sambut Imlek Tahun Kuda Api di Kelenteng Sam Poo Kong, Konjen Tiongkok Ye Su Bikin Shufa
Secara klimatologi, pola ini memang berulang setiap tahun. Karena Imlek selalu berada di rentang musim hujan, maka peluang turunnya hujan pun konsisten tinggi.
Namun, tentu tidak selalu hujan deras terjadi di setiap wilayah. Indonesia memiliki karakter cuaca yang berbeda-beda di tiap daerah.
Di wilayah barat seperti Sumatera dan Jawa, potensi hujan biasanya lebih tinggi dibandingkan wilayah timur pada periode tertentu. Faktor topografi dan suhu laut juga ikut memengaruhi.
Jadi, jika tahun ini kembali hujan saat Imlek, jangan buru-buru menganggapnya misteri. Ada penjelasan ilmiah yang sederhana.
BACA JUGA:Jelang Imlek, Dupa Jadi Buruan! Tradisi Sakral yang Tak Pernah Hilang
BACA JUGA:Imlek 2026: Tradisi, Makna Angpao, hingga Harapan Tahun Baru
Langit yang mendung di awal tahun bukan kebetulan. Ia adalah bagian dari siklus musim yang memang sedang berada di puncaknya.
Mungkin hujan tetap bisa dimaknai sebagai simbol harapan. Sebab di balik rintiknya, selalu ada doa untuk tahun yang lebih baik. (*)
*) Mahasiswa magang dari Prodi Akidah dan Filsafat Islam, UINSA.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: diolah dari berbagai sumber