Sirine Meraung di Yerusalem, Israel Deteksi Serangan Balasan Iran, Warga Diminta Berlindung
Kota Yerusalem pada 28 Februari 2026, Militer Israel mengumumkan bahwa mereka mendeteksi serangan balasan dari Iran dan meminta warga untuk berlindung-Ahmad Gharabli/AFP-
HARIAN DISWAY - Militer Israel (IDF) mengonfirmasi telah mengidentifikasi sejumlah rudal yang diluncurkan dari Iran menuju wilayah mereka pada Sabtu, 28 Februari 2026. Serangan balasan ini terjadi hanya beberapa jam setelah Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan "serangan preemtif" besar-besaran terhadap fasilitas militer di Teheran.
Sirene peringatan serangan udara dilaporkan berbunyi di berbagai wilayah bagian utara Israel, memicu kepanikan di kalangan warga sipil. Otoritas keamanan Israel segera mengeluarkan instruksi darurat yang meminta seluruh masyarakat untuk segera menuju tempat perlindungan (shelter) dan tetap waspada terhadap potensi gelombang serangan berikutnya.
Pemerintah kota Yerusalem telah mengeluarkan perintah resmi untuk menutup seluruh sekolah dan tempat kerja mulai Sabtu hingga Senin, 2 Maret 2026, pukul 18.00 GMT. Langkah ini diambil menyusul perubahan pedoman keamanan nasional dari aktivitas penuh menjadi hanya aktivitas esensial.
"Berdasarkan penilaian situasi oleh Komando Pertahanan Dalam Negeri (Home Front Command) dan peluncuran serangan preemtif terhadap Iran, telah diputuskan untuk mengubah pedoman dan beralih dari aktivitas penuh ke aktivitas esensial di seluruh negeri," bunyi pernyataan resmi otoritas setempat.
BACA JUGA:Trump Targetkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran dalam 'Operasi Militer Besar'
BACA JUGA:Breaking News! AS dan Israel Lancarkan Serangan Militer Besar ke Wilayah Iran
Kebijakan darurat ini mencakup poin-poin berikut:
- Pendidikan: Seluruh kegiatan belajar mengajar ditiadakan secara total.
- Pertemuan: Dilarang mengadakan kerumunan atau pertemuan publik dalam skala apa pun.
- Pekerjaan: Larangan pergi ke tempat kerja kecuali bagi staf yang didefinisikan sebagai pekerja esensial.

Pada Sabtu 28 Februari 2026, Iran dan Amerika incar rumah Ayatollah Ali Khamenei yang berada di Taheran.-dok disway-
Pembatasan ketat ini mulai berlaku efektif sejak Sabtu, 28 Februari pukul 08.00 waktu setempat (06.00 GMT) dan direncanakan berlangsung hingga Senin malam guna memitigasi risiko korban jiwa akibat serangan balasan rudal maupun drone dari pihak Iran.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: