Man City Tempel Ketat Arsenal, Pep Guardiola Ingatkan Sisa Musim Tak Mudah

Man City Tempel Ketat Arsenal, Pep Guardiola Ingatkan Sisa Musim Tak Mudah

Gol tunggal Semenyo bawa Man City tekuk Leeds 1-0 dan tempel ketat Arsenal, meski Pep Guardiola peringatkan sisa musim akan makin berat tanpa Erling Haaland.--Getty Images

HARIAN DISWAY - Liga Inggris memasuki periode krusial. Musim menyisakan sepuluh pertandingan lagi. Dan Arsenal masih memuncaki klasemen dengan 61 poin. Meski selisihnya dengan Manchester City kini terpangkas tipis, 2 poin.

Praktis, hanya dua tim tersebut yang bertarung memperebutkan gelar juara Premier League musim ini. City tidak punya pilihan selain berusaha menyapu seluruh kemenangan. Plus berdoa Arsenal tergelincir.

Di tengah situasi itu, pelatih City Pep Guardiola menegaskan bahwa ia tidak ingin terlalu memikirkan pencapaian masa lalu timnya. Terutama jika dikaitkan dalam perburuan gelar Premier League dengan Arsenal.

Baginya, situasi musim ini harus dijalani dengan pendekatan sederhana: fokus pada pertandingan berikutnya tanpa melihat ke belakang.

BACA JUGA:Leeds vs Man City 0-1: Tanpa Erling Haaland, The Citizens Tetap Pepet Arsenal

BACA JUGA:Rating Pemain Man City yang Kalahkan Leeds 0-1, Tanpa Haaland, Semenyo Jadi Pahlawan

City baru saja menang 1-0 atas Leeds United di Elland Road lewat gol tunggal Antoine Semenyo. Hasil itu membuat mereka kembali mendekati Arsenal di puncak klasemen dengan selisih 2 poin.

Dalam 16 pertandingan liga terakhir, Man City meraih 11 kemenangan, empat imbang, dan satu kekalahan, mengumpulkan 37 poi. Itu adalah catatan terbaik dibanding tim lain dalam periode yang sama.


Selebrasi penyerang Manchester City, Antoine Semenyo, usai mencetak gol dalam laga menghadapi Leeds United. Minggu, 1 Maret 2026.--instagram @mancity

Meski reputasi City dikenal kuat saat memasuki fase akhir musim, Guardiola tidak ingin menjadikan catatan tersebut sebagai patokan. "Apa yang terjadi di masa lalu, ya sudah terjadi," ujarnya singkat, dikutip dari wawancara dengan BBC.

Ia mengingat momen ketika timnya pernah meraih belasan kemenangan beruntun untuk mengamankan gelar. Tetapi menegaskan bahwa saat itu pun mereka tidak pernah berpikir terlalu jauh. Semua dijalani pertandingan demi pertandingan.

Menurutnya, sisa musim akan diwarnai tantangan berat karena banyak tim memiliki target berbeda, baik untuk bertahan di liga maupun mengejar tiket Eropa. Situasi tersebut membuat setiap laga menjadi sulit dan tidak bisa dianggap enteng.

BACA JUGA:Vinicius ke Man City Jika Pep Guardiola Pergi? Negosiasi Madrid Jadi Sorotan

BACA JUGA:Real Madrid Lolos ke 16 Besar, Arbeloa Waspadai Ancaman Man City

Menang Tanpa Haaland dan Peran Semenyo

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: fotmob