Mourinho Buka Suara Soal Prestianni vs Vinicius: Jika Bersalah, Karier di Benfica Selesai
Jose Mourinho peringatkan karier Prestianni di Benfica tamat jika terbukti bersalah dalam skandal Vinicius, namun tetap tekankan asas praduga tak bersalah.-Dean Muahtaropoulos-Getty Images
HARIAN DISWAY - Pelatih Benfica, Jose Mourinho, akhirnya angkat bicara setelah sebelumnya memilih diam terkait kontroversi yang mencuat usai laga Liga Champions melawan Real Madrid.
Sorotan tertuju pada insiden panas antara Gianluca Prestianni dan Vinicius Junior di Santiago Bernabeu, yang berujung pada keputusan UEFA mengeluarkan Prestianni dari pertandingan. Sejak saat itu, polemik terus berkembang dengan berbagai reaksi dari kedua kubu.
Menjelang laga liga domestik Benfica, Mourinho merasa perlu memberikan penjelasan terbuka. Ia menegaskan bahwa sikapnya didasarkan pada prinsip dan nilai yang dijunjung klub.
Mourinho menekankan bahwa setiap pemain di bawah kepemimpinannya wajib menghormati nilai tersebut. Ia bahkan memberikan peringatan tegas kepada Prestianni.
BACA JUGA:Prestianni Mengaku Diejek Cebol oleh Vinicius Jr, Madrid vs Benfica Bakal Panas
BACA JUGA:Prestianni Diskors 1 Laga, UEFA Lanjutkan Penyelidikan Rasisme ke Vinicius Jr

UEFA skors sementara Gianluca Prestianni (Benfica) atas dugaan rasisme terhadap Vinicius Jr (Real Madrid) saat penyelidikan atas bukti awal masih berlangsung.-Angel Martinez-Getty Images
“Jika pemain saya tidak menghormati prinsip-prinsip ini, yang merupakan prinsip saya dan Benfica, maka kariernya bersama pelatih bernama Mourinho dan di klub seperti Benfica akan berakhir,” ujarnya.
Meski demikian, Mourinho langsung menyeimbangkan pernyataan keras tersebut dengan mengingatkan pentingnya asas praduga tak bersalah. Ia tidak ingin mengambil kesimpulan sebelum fakta benar-benar terkonfirmasi.
“Praduga tak bersalah adalah sebuah hak. Jika pemain itu benar-benar bersalah, saya tidak akan pernah melihatnya dengan cara yang sama lagi, dan itu selesai bagi saya. Tapi saya harus menempatkan banyak kata ‘jika’ di depan semua itu,” tegasnya.
Menurut Mourinho, keputusan dan narasi yang berkembang seharusnya tetap menyertakan kemungkinan tersebut.
Ia merasa UEFA tidak cukup menekankan unsur “jika” dalam penyampaiannya. Baginya, keadilan dan proses yang benar harus diutamakan di atas reaksi emosional.
BACA JUGA:Jose Mourinho Dikritik Soal Kasus Vinicius Jr, Rio Ferdinand Angkat Bicara
BACA JUGA:Skandal Rasisme Benfica vs Real Madrid: Kenapa Komentar Mourinho Dianggap Keliru?
Respons atas Komentar Arbeloa dan Sikap Netral Mourinho
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: diario as