Penyebab AS Roma Gagal Bekuk Juventus Menurut Gian Piero Gasperini

Penyebab AS Roma Gagal Bekuk Juventus Menurut Gian Piero Gasperini

Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, kecewa dengan performa timnya usai ditahan imbang Juventus lewat dua gol di menit akhir. Senin, 2 Maret 2026.-AS Roma Official Website-AS Roma Official Website

HARIAN DISWAY - Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, mengungkapkan kekecewaan setelah timnya gagal mempertahankan keunggulan saat bermain imbang 3-3 melawan Juventus pada pekan ke-27 Serie A 2025/2026.

Bermain di Stadio Olimpico pada Senin, 2 Maret 2026 dini hari WIB, AS Roma sempat berada di atas angin setelah unggul 3-1 melalui gol Wesley Franca, Evan Ndicka, dan Donyell Malen. 

Namun dua gol pada menit-menit akhir dari Jeremie Boga dan Federico Gatti membuat Giallorossi (julukan AS Roma) harus puas hanya meraih satu poin.

Gasperini menilai kegagalan mempertahankan keunggulan tersebut menjadi gambaran dari masalah yang terus berulang sepanjang musim.

BACA JUGA:Juventus Ditahan AS Roma 2-2, Luciano Spalletti Tetap Optimistis Masuk Empat Besar

BACA JUGA:AS Roma vs Juventus 3-3: Gol Telat Federico Gatti Selamatkan Bianconeri


Selebrasi wing-back AS Roma, Wesley Franca, usai mencetak gol dalam laga menghadapi Juventus. Senin, 2 Maret 2026.--Instagram @officialasroma

“Gol pertama juga berawal dari tendangan bebas, kami kembali terlalu pasif,” ujar Gasperini dikutip dari Football Italia.

Ia menyebut para pemain sebenarnya sudah berada dalam posisi yang tepat, tetapi kurang agresif dalam mengantisipasi serangan lawan. Menurutnya, situasi seperti ini sering terjadi ketika menghadapi tim-tim besar yang mampu memanfaatkan momen di akhir pertandingan.

Gasperini menjelaskan bahwa tim-tim seperti Juventus, AC Milan, Inter Milan, dan Napoli kerap mengirim banyak pemain ke kotak penalti dan memanfaatkan bola mati atau umpan silang untuk membalikkan keadaan. 

“Kedua gol itu sangat mirip (dua gol terakhir Juventus), bola-bola panjang dikirim ke kotak penalti lalu diteruskan ke tiang jauh, di mana kami terlalu pasif. Itulah yang harus kami sesali, bukan mencari alasan lain,” tambah sang pelatih.

BACA JUGA:Jelang AS Roma vs Juventus, Giallorossi Berharap Dybala dan Soule Pulih Tepat Waktu

BACA JUGA:Paulo Dybala Tinggalkan AS Roma? La Joya Dikabarkan Dekati Boca Juniors

Ia mengakui AS Roma harus belajar dari situasi tersebut karena pertahanan tim terlihat terlalu statis ketika seharusnya lebih agresif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: football italia