IAEA: Belum Ada Bukti Iran Bangun Bom Nuklir

IAEA: Belum Ada Bukti Iran Bangun Bom Nuklir

Kepala International Atomic Energy Agency (IAEA) Rafael Grossi.-Via AFP-

BACA JUGA:Trump: Perang di Iran Bisa Makan Waktu Lebih dari Sebulan

BACA JUGA:Trump Ajak Rakyat Iran Bangkit Gulingkan Rezim Republik Islam: Ini Mungkin Satu-Satunya Kesempatan!

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menilai langkah militer tersebut justru berpotensi menjadi bumerang bagi negara-negara Barat.

"Kekuatan bisa muncul di Iran, kekuatan yang mendukung untuk melakukan persis apa yang ingin dihindari Amerika, yakni memperoleh bom nuklir. Karena AS tidak menyerang mereka yang memiliki bom nuklir," ucap Lavrov seperti dikutip Reuters, Selasa, 3 Maret 2026.

Menurut Lavrov, serangan terhadap Iran justru dapat memicu negara tersebut mempercepat ambisi memiliki senjata nuklir sebagai bentuk pertahanan terhadap tekanan militer dari luar.

Lavrov juga memperingatkan bahwa konflik yang meluas dapat memicu perlombaan senjata nuklir di kawasan Timur Tengah.

BACA JUGA:Fakta-Fakta Selat Hormuz, Jalur Laut yang Mengendalikan Energi Global

BACA JUGA:Ayatollah Ali Khamenei Gugur, Ini Riwayat Hidup dan Kepemimpinannya di Iran

"Masalah proliferasi nuklir akan mulai lepas kendali. Tujuan mulia yang tampaknya paradoks, yaitu memulai perang untuk mencegah proliferasi senjata nuklir, justru dapat memicu tren yang sepenuhnya berlawanan," ujarnya.

Namun, hingga saat ini Rusia belum melihat bukti bahwa Iran sedang mengembangkan senjata nuklir.

Di sisi lain, Israel secara luas diyakini sebagai satu-satunya negara di kawasan Timur Tengah yang memiliki senjata nuklir. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: