Trump: Perang di Iran Bisa Makan Waktu Lebih dari Sebulan

Trump: Perang di Iran Bisa Makan Waktu Lebih dari Sebulan

Presiden AS Donald Trump saat memberikan keterangan di Gedung Putih, Washington D.C. -The White House-

WASHINGTON D.C., HARIAN DISWAY  – Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan peringatan bahwa oeprasi militer terhadap Iran dapat berlangsung lebih dari satu bulan.

Hal ini disampaikan Trump di hadapan awak media di Gedung Putih, Washington D.C. pada Selasa, 3 Maret 2026. Ini adalah kemunculan pertama Trump di hadapan publik dengan penjelasan yang cukup panjang tentang perang di Iran. 

Trump menyatakan bahwa perang yang dimulai pada hari Sabtu kemarin dengan serangan yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, kini berjalan "jauh" lebih cepat dari jadwal. Namun, ia menekankan bahwa Amerika Serikat telah siap untuk konflik yang berkepanjangan.

"Sejak awal kami memproyeksikan empat hingga lima minggu, tetapi kami memiliki kemampuan untuk melangkah jauh lebih lama dari itu," kata Trump. 

Dalam kesempatan itu pula, Trump membeberkan tujuan utama dari operasi ini. Meliputi empat hal, yakni menghancurkan persediaan dan produksi rudal, menghancurkan angkatan laut, dan program nuklir Iran, serta menghentikan dukungan Iran terhadap kelompok-kelompok bersenjata di kawasan Timur Tengah.

BACA JUGA:Serangan Iran Meluas ke Bahrain dan Riyadh: Markas AS dan Kompleks Kedutaan Jadi Sasaran

BACA JUGA:Kematian Ayatollah Ali Khamenei Justru Bikin Legitimasi Rezim Menguat, Iran Masuk Fase Perang Atrisi

Menariknya, tujuan tersebut tidak mencakup penggulingan Republik Islam, meskipun pada hari Sabtu Trump sempat mendesak rakyat Iran untuk bangkit dan menggulingkan pemerintah mereka.


Ledakan terlihat dari arah kompleks kedutaan besar AS di Riyadh, Arab Saudi pada Selasa dini hari -X: Sputnik -

Sementara itu, kementerian pertahanan Arab Saudi mengonfirmasi bahwa mereka mencegat delapan drone lagi di dua kota, termasuk ibu kota, pada hari Selasa. Terkait serangan dua drone yang mengenai Kedutaan Besar AS, pihak kedutaan melaporkan bahwa insiden tersebut menyebabkan "kebakaran terbatas dan kerusakan material ringan".

Trump segera bersumpah akan melakukan pembalasan dalam waktu dekat tanpa menjelaskan lebih lanjut mengenai bentuk tindakannya. Saat berbicara kepada jaringan NewsNation, Trump menjawab singkat "Anda akan segera mengetahuinya".

Sebelumnya, dua drone menghantam Kedutaan Besar AS di Riyadh. Hal ini terjadi sesaat setelah Amerika Serikat mendesak warganya untuk segera meninggalkan seluruh negara Timur Tengah, mulai dari Mesir ke arah timur.

BACA JUGA:Kedubes AS di Riyadh Diserang Dua Drone, Kebakaran Terjadi di Tengah Eskalasi Iran–AS

BACA JUGA:UPDATE: Perang AS–Israel vs Iran Makin Pecah, Selat Hormuz Diblokade, Harga Minyak Melonjak!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: