Kemenhaj Pantau Kepulangan 14.796 Jemaah Umrah Indonesia melalui Bandara King Abdulaziz Jeddah

Kemenhaj Pantau Kepulangan 14.796 Jemaah Umrah Indonesia melalui Bandara King Abdulaziz Jeddah

Pemberangkatan haji gelombang II langsung mendarat di jedda.-disway.id-

HARIAN DISWAY - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bersama Tim Fungsi Konsuler KJRI Jeddah melakukan pemantauan kepulangan jemaah umrah Indonesia melalui Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi, Sabtu, 7 Maret 2026.

Kemenhaj berkolaborasi dengan Tim Fungsi Konsuler KJRI Jeddah melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap jemaah umrah Indonesia, khususnya dalam proses kepulangan melalui Bandara Internasional King Abdulaziz. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses keberangkatan berjalan lancar serta memberikan perlindungan bagi jemaah selama berada di Arab Saudi hingga kembali ke Tanah Air.

Berdasarkan laporan pengawasan lapangan yang dilakukan oleh Staf Teknis Haji pada Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah pada 5 Maret 2026, tercatat sebanyak 2.735 jemaah umrah Indonesia terpantau dan mendapatkan pendampingan selama proses kepulangan melalui sejumlah maskapai penerbangan.

Seluruh penerbangan yang dipantau pada hari tersebut dilaporkan berjalan sesuai dengan jadwal keberangkatan. Dengan demikian, secara kumulatif jumlah jemaah umrah Indonesia yang telah terpantau kembali ke Tanah Air mencapai 14.796 orang sejak 28 Februari 2026 hingga 5 Maret 2026.

BACA JUGA:Konflik Timur Tengah Ganggu Umrah, Pemerintah Siapkan 10 Langkah Mitigasi Lindungi Jamaah

BACA JUGA:6.247 Jemaah Umrah Berhasil Pulang ke Tanah Air Sejak Serangan AS ke Iran Sabtu Kemarin

Selain memantau kepulangan, petugas juga melakukan monitoring terhadap kedatangan jemaah umrah Indonesia di Bandara Internasional King Abdulaziz. Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 352 jemaah umrah Indonesia yang tiba dan terpantau oleh petugas di bandara pada periode yang sama.

Dalam proses pengawasan tersebut, tercatat pula 158 jemaah umrah mengalami penundaan atau tertahan dalam proses kepulangan. Para jemaah tersebut saat ini berada di dua lokasi, yaitu di Kota Jeddah dan Kota Makkah, sambil menunggu penjadwalan ulang penerbangan sesuai pengaturan maskapai dan penyelenggara perjalanan.

Staf Teknis Haji pada Kantor Urusan Haji Jeddah, M. Ilham Effendy, menyampaikan bahwa petugas terus melakukan pemantauan langsung di bandara untuk memastikan proses kepulangan jemaah berjalan dengan baik.

“Petugas terus berada di lapangan untuk memantau langsung proses keberangkatan jemaah umrah Indonesia di Bandara Internasional King Abdulaziz. Kami memastikan jemaah mendapatkan informasi yang jelas serta pendampingan selama proses kepulangan berlangsung,” ujar Ilham di Jeddah, Jumat, 6 Maret 2026.

BACA JUGA:Jamaah Umrah Tertahan Imbas Konflik Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Skenario Darurat

BACA JUGA:Konflik Timur Tengah Pengaruhi Jadwal Umrah, 58.873 Jamaah Indonesia Masih di Arab Saudi

Ia menambahkan bahwa pemerintah terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk menangani jemaah yang mengalami penundaan penerbangan agar tetap mendapatkan pelayanan optimal.

“Bagi jemaah yang saat ini masih menunggu penjadwalan ulang penerbangan, kami terus melakukan koordinasi dengan maskapai dan penyelenggara perjalanan. Kami memastikan seluruh jemaah tetap mendapatkan pendampingan serta pelayanan yang diperlukan hingga dapat kembali ke Tanah Air dengan aman,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: