George Russell Menang Dramatis di GP Australia 2026, Mercedes Finis 1-2 Lewat Antonelli

George Russell Menang Dramatis di GP Australia 2026, Mercedes Finis 1-2 Lewat Antonelli

George Russell (ketiga dari kiri), merayakan kemenangan perdananya di GP Australia 2026, pada 8 Maret 2026.--Twitter KorbinianF1 @KorbinianF34574


Charles Leclerc (16), saat memimpin balapan di Lap ke-14/58 pada GP Australia 2026, Minggu 8 Maret 2026--Twitter Formula 1 @F1

Franco Colapinto kemudian dikenai hukuman stop-and-go karena pelanggaran prosedur start. Ia menjalani penalti tersebut pada lap ke-10.

Tak lama berselang, Hadjar harus menepikan mobilnya. Pembalap Red Bull itu memarkir RB22 di pinggir lintasan dengan api dan asap mengepul dari bagian belakang mobilnya. Saat itu ia tengah berada di posisi kelima.

Insiden tersebut memicu VSC. Lando Norris menjadi pembalap pertama yang memanfaatkan momen tersebut untuk masuk pit. Russell dan Antonelli juga melakukan pit stop untuk mengganti ban Hard, sementara Ferrari tetap bertahan di lintasan.

“Setidaknya salah satu dari kami seharusnya masuk pit,” ujar Hamilton melalui radio komunikasi, penilaian keputusan tim Ferrari.

BACA JUGA:FP2 GP Australia 2026: Piastri Tercepat di Albert Park, Russell Terlibat Drama Pit Lane

BACA JUGA:Charles Leclerc Pimpin FP1 GP Australia 2026, Banyak Mobil Bermasalah di Era Regulasi Baru F1

Balapan kembali dimulai pada lap ke-14. Leclerc dan Hamilton memimpin dengan keunggulan sekitar 10 detik di atas Russell, dengan tetap menggunakan ban yang sudah mulai aus. 

VSC kembali diberlakukan pada lap ke-18 ketika Bottas berhenti di tikungan sebelum tikungan terakhir. Momen itu dimanfaatkan Lindblad dan Max Verstappen untuk masuk pit, tetapi Ferrari sekali lagi memilih bertahan di lintasan, begitu pula Sergio Perez .

Hamilton kemudian berkata melalui radio tim: “Ban saya masih bagus, jangan masukkan saya ke pit pada saat yang bersamaan.” ujarnya. 

Tak lama kemudian, pintu masuk pit jalur ditutup sehingga opsi untuk melakukan pit stop pun hilang. VSC kedua berakhir dengan Leclerc dan Hamilton masih memimpin, tetapi keunggulan mereka atas Russell mulai menipis dari tujuh detik menjadi hanya empat detik.

Leclerc akhirnya masuk pit pada lap ke-26 untuk mengganti ban Soft dengan Hard, sehingga kehilangan posisi terdepan dan turun ke posisi keempat.

Russell merebut kembali pimpinan balapan pada lap ke-29 setelah menyalip Hamilton di Tikungan 9. Tak lama kemudian Hamilton juga masuk pit dan kembali ke lintasan tepat di belakang Leclerc.

Russell kemudian mengatakan melalui tim radio Mercedes: “Strategi satu kali pit stop itu memungkinkan.” ujarnya

Di ujung radio Mercedes, Antonelli juga menanggapi kemungkinan tersebut. “Itu akan sangat berani,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: